Hari Ini Sinuhun PB XIV Shalat Jumat di Masjid Cipto Sidi PB IX
Sinuhun Paku Buwono (PB) XIV Hangabehi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Foto: Yani
GUGAT news.com SUKOHARJO
Setelah beberapa kali Shalat Jumat di Masjid Gede Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat peninggalan Sinuhun Paku Buwono (PB) IV guna menjalankan kewajiban sebagai muslim sekaligus memenuhi angger angger paugeran, adat Dinasti Mataram Islam yang diamanahkan oleh Maha Menteri Panembahan Agung Tejo Wulan untuk jumeneng Noto sebagai Sinuhun PB XIV Hangabehi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, dilanjutkan ke Berbagi masjid peninggalan leluhur agung Dinasti Mataram Islam.
Dari Shalat Jumat di Masjid Agung, dilanjutkan pada Jumat berikutnya untuk Shalat Jumat di Masjid Laweyan Peninggalan cikal bakal berdirinya Kerajaan Dinasti Mataram Islam, Ki Ageng Henis. Bisa dipastikan lagi, sikap ramahnya Sinuhun PB XIV Hangabehi ini langsung disambut hangat oleh mereka para jamaah shalat Jum'at dari Kampung Laweyan, Pajang dan Banaran. Bisa dimaklumi, lokasi Masjid tertua di Kota Solo itu tak jauh dari Laweyan, Pajang, Sondakan, kesemuanya masuk wilayah Solo. Bahkan sampai Banaran, Grogol, Sukoharjo.
Dilanjutkan lagi pada Shalat Jumat di Masjid Kota Gede, Panembahan Senopati yang ada di wilayah Kota Jogjakarta. Di masjid peninggalan leluhurnya ini, kembali sambutan familiar mewarnai suasana dengan kehadiran Sinuhun PB XIV Hangabehi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Bisa dipastikan lagi, ramah tamah dengan mereka para pengurus masjid sekaligus diakhiri dengan sesi foto bersama. Akan halnya Shalat Jumat berikutnya, Sinuhun PB XIV Hangabehi masih melanjutkan di masjid peninggalan leluhur, Masjid Penggiling, Banyudono, Boyolali.
" Sebenarnya tidak harus Shalat wajib dan Jumat saja kami dirikan di masjid peninggalan leluhur, kebetulan hari ini kami berjamaah Shalat Jumat di Masjid Cipto Sidi Peninggalan Sinuhun PB IX Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang ada tak jauh dari Pesanggrahan Langenharjo, Grogol, Sukoharjo, tidaklah begitu jauh dari keraton sekaligus silaturahmi ke Gusti Pangeran Haryo (GPH) Nenok Suryo Wicaksono yang tinggal di Pesanggrahan Langenharjo peninggalan Sinuhun PB IX Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat," ujar Sinuhun PB XIV Hangabehi di sela-sela usai Shalat Jumat di Masjid Cipto Sidi.
Sepertinya tidaklah mengherankan lagi, jika di setiap kehadiran Sinuhun PB XIV Hangabehi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat untuk menunaikan Shalat wajib lima waktu dan Shalat wajib Jumat selalu mendapatkan respon yang bagus oleh warga masyarakat setempat, pastinya tidak ketinggalan dengan mereka Takmir Masjid, ramah tamah, bicara sejarah ditutup dengan acara foto bersama pengurus masjid dan aparat pemerintahan dan kepolisan.
Menariknya, di sela-sela usai mendirikan Shalat Jumat di Masjid Cipto Sidi Peninggalan PB IX Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat itu, mendadak Sinuhun PB XIV dikejutkan dengan kemunculan seorang anak laki laki nyelonong masuk ruang utama masjid dan langsung menjabat tangan sekaligus mencium tangan Sinuhun. Seperti anak anak pada umumnya, begitu selesai jabat tangan dan mencium nya, langsung minta difoto. Tanpa pikir panjang lagi, selesai foto bersama Sinuhun PB XIV Hangabehi,...eee langsung ngeloyor pergi.
" Tidak harus Shalat wajib dan Jumat an di masjid peninggalan leluhur agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat saja, melainkan shalat di masjid manapun akan kami jalani, termasuk Masjid Al Wustho dan Astana Utara peninggalan leluhur Pura Mangkunegaran. Pastinya juga di masjid umum di manapun berada, khususnya di wilayah Soloraya akan kami datangi untuk mendirikan shalat' pungkas Sinuhun PB XIV Hangabehi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat seraya tersenyum sekaligus mohon pamit. # Yani.





