ASDI Surakarta Segera Menjadi Universitas

Agustus 10, 2020
Senin, 10 Agustus 2020

 

 Kampus Akademi Seni dan Desain Indonesia, Surakarta yang ada di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, tampak megah. Foto : Taufik.
---------------------------------------------------------------

GUGAT.86.com. Sukoharjo.
Kampus ASDI Surakarta yang berada di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo ini, memang tampak unik dan menarik penampilannya. Pastinya, menjadikan ciri khas tersendiri dari kampus kampus universitas lainnya. Sebuah perahu bekas yang dipajang di depan kampus, 
sebagai wujud sekaligus memiliki karakter, corak tersendiri. Tampilan berbeda dengan kampus lainnya. Unik, nyentrik dan menarik, itulah ASDI Surakarta.

Pagi itu, Minggu (9/8/2020) sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di ruang kerjanya, GUGAT86.com berbincang akrab dengan Direktur ASDI Surakarta yang baru, Salim M Sn. Saat itu, orang nomor satu di lingkungan ASDI Surakarta yang ternyata merupakan tokoh seniman kriya wayang, pelukis dan pastinya budayawan. Boleh jadi, gelar itu semua didapatkan melalui ISI Jogjakarta dan ISI Surakarta. "ASDI merupakan kebanggaan tersendiri, karena satu satunya Perguruan Tinggi di bawah Kopertis VI yang berhaluan seni dan desain," tutur Salim, bangga.

Dalam kesempatan itu, Salim menjelaskan, jika ada dua program jurusan ASDI, yaitu Disain Produk Tekstil dan Disain Komunikasi Visual. Yang menjadikan unggulan ASDI Surakarta, untuk Desain Komunikasi Visual, lebih mengarah kepada profesi animator. Sedangkan Desain Produk Tekstil, lebih menuju ke arah fashion. Bahkan beberapa industri tekstil telah siap menerima lulusan dari ASDI Surakarta.
 
ASDI Surakarta, masih menurut penuturan Salim, kepada calon mahasiswa baru tidak memungut biaya uang gedung. Cukup hanya membayar uang semesteran saja. Bagi penderita difabel, terbuka lebar untuk menjadi mahasiswa di ASDI Surakarta. Bukan hanya mewah gedungnya saja serta ruangan ajar mengajarnya ber AC, melainkan tenaga pengajarnya tidak kalah dengan universitas atau akademi lainnya. Tidak sedikit lulusan S2 dan S3 sebagai Dosen ASDI Surakarta."Untuk workshop, ASDI Surakarta bermitra dengan Balai Diklat Industri di Denpasar, Bali." jelas Salim.

Salim M. Sn yang saat ini tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menghantarkan ASDI Surakarta menjadi sebuah universitas. Foto : Taufik.
---------------------------------------------------------------

Disini, lanjut Salim, di ASDI Surakarta untuk urusan profesionalitas menjadi Animator ataupun Fashion, menjadikan 
lebih diutamakan. Dinomor satukan. Profesional dan berkelas alumninya. Lantaran suasana tengah Pandemi Covid-19, untuk pendaftaran mahasiswa baru yang berdatangan dari luar kota ataupun luar Jawa dilakukan secara online. Termasuk testnya." Ke depannya ASDI Surakarta akan berubah menjadi Universitas. Saat ini tengah proses," terang Salim.

Proses  administratif untuk nama 
Universitas, masih terkait dengan kepemilikan PT.Tiga Serangkai, sehingga pihaknya masih menunggu hasilnya. Tak pelak, beban Salim pun terasa semakin besar. Pasalnya, usai dilantik menjadi Direktur baru ASDI Surakarta, kudu banyak menghadapi permasalahan. Apalagi di saat Pandemi Covid-19, tantangan dirasakan cukup berat. 

"Bagaimana ASDI bisa memberikan pembelajaran teknik secara tepat.
Karena praktek adalah pembelajaran yang paling banyak, kemudian jaringan 
internet harus utama disediakan bagi para Mahasiswa. Untuk jaringan Internet ini, tidak sedikit dikeluhkan mahasiswa berasal dari luar kota dan luar Jawa. Dirasakan jaringan internet sangat terbatas." terang Salim.

Sehingga dalam hal ini Salim, M.Sn berharap kepada Pemerintah agar diberikan secepatnya solusi adanya
pembelajaran khusus dengan materi pendidikan yang tepat sekaligus berharap pemerintah juga bisa membebaskan jaringan internet. Masalahnya, agar semua rakyat bisa menikmati, khususnya para mahasiswa yang berada di luar Jawa.

Meskipun saat ini Salim tengah disibukkan dengan berbagai persiapan sekaligus perlengkapan administrasi guna menuju jenjang status perguruan tinggi ASDI Surakarta ke jenjang yang lebih tinggi, sebuah universitas, namun Salim mengaku tetap tidak bisa melupakan kegiatannya seni yang paling disukai. Melukis dan membuat tatah wayang kulit. 

"Secapek apapun, kalau sudah di rumah saya tidak bisa diam. Apalagi untuk meninggalkan kegiatan melukis atau membuat wayang kulit. Setiap hari kalau tidak melukis ya gawe wayang kulit. Kegiatan Ini merupakan hiburan tersendiri dan panggilan hati," pungkas Salim M.Sn yang kesehariannya tidak pernah copot dengan topi Baretta kesukaannya. # Taufik / Yan 1.

Dalam waktu dekat ini, ASDI Surakarta akan naik statusnya. Bukan Akademi lagi melainkan menjadi sebuah universitas. Foto : Taufik.
                 ------081325995968-------

Thanks for reading ASDI Surakarta Segera Menjadi Universitas | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

TERKAIT

Show comments

HOT NEWS