Featured Post

KGPH Puger: Keris Bukan Klenik

 KGPH Puger budayawan yang juga Putra Ndalem Sinuhun Paku Buwono XII Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. GUGAT news.com SOLO. Dikonfirm...

KGPH Puger: Keris Bukan Klenik

November 26, 2022


 KGPH Puger budayawan yang juga Putra Ndalem Sinuhun Paku Buwono XII Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

GUGAT news.com SOLO.

Dikonfirmasi usai menjadi pemakalah seminar keris di Museum Keris Solo, Sabtu (26/11/2022), Kanjeng Gusti Pangeran Haryo ( KGPH) Puger 

KGPH Puger : Presiden Ngunduh Mantu Di Pura Mangkunegaran Tidak Salahi Pakem

November 25, 2022


 KGPH Puger salah satu Putra Ndalem Sinuhun Paku Buwono XII Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

GUGAT news.com. SOLO 

Ditemui di sela-sela kegiatannya waktu senggangnya di Wedangan Gus Plengeh yang ada di Kampoeng Batik Laweyan, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger menegaskan jika Presiden Ir H Joko Widodo mau ngunduh mantu pernikahan putranya Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono di Pura Mangkunegaran Tidak Salahi Pakem, paugeran atau aturan adat istiadat budaya Jawa. Tidak salah dan tak perlu dipermasalahkan.

         Pura Mangkunegaran Surakarta 

" Jangankan seorang Presiden Ir H Joko Widodo, orang lain pun yang bukan kerabatnya keraton dan mampu menyewa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Pura Mangkunegaran dan pihak keraton serta Mangkunegaran memberikan ijin ya tidak ada masalah serta tidak perlu untuk dipermasalahkan. Dan itu juga tidak melanggar pakem tradisional adat istiadat budaya Jawa," papar KGPH Puger.

Ditambahkan Gusti Puger, panggilan akrab KGPH Puger, bahkan dulu pernah Sinuhun Paku Buwono XII memberikan ijin kepada orang lain yang bukan merupakan kerabat keraton untuk menggunakan Ndalem Sasana Mulya untuk sebuah perhelatan. Selama tidak membuka Krobongan tidak ada masalah. Lain halnya kalau kerabat ndalem apalagi Putra Putri Ndalem Sinuhun, boleh saja.

Akan halnya dengan Presiden Ir H Joko Widodo, masih menurut penuturan Gusti Puger, sama sekali tidak ada masalah. Toh beliau seorang presiden yang pastinya sudah disetujui oleh sang pemiliknya, Mangkunegara X, ya sudah kenapa harus dipersoalkan? Orang-orang lain pun selama mendapatkan ijin dari pemiliknya, ya kenapa dipermasalahkan. Toh tidak melanggar aturan baik keraton maupun Mangkunegaran. 

"Memang khusus untuk Krobongan, tidak sembarang orang boleh masuk kecuali kerabat ndalem atau putra putri Ndalem Sinuhun. Itu pun harus melalui ijin khusus dari Sinuhun. Masalahnya, Krobongan merupakan area pribadi keraton yang sangat sakral. Pastinya, dimaksudkan agar tidak terjadi apa-apa dengan gelaran acaranya. Setidaknya bisa malati, menjadikan celaka bagi yang nekat masuk Krobongan tidak seijin Sinuhun," tandas KGPH Puger. #Yani

Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini 

Kali Pepe Land Destinasi Wisata di Desa Banaran Gagaksipat Ngemplak Boyolali 



















Karisma Ajak Remaja Islam Makamhaji Untuk Bermental Wirausaha

November 24, 2022


H. Eddy Santosa SPd Owner Mie Ayam Hot Plate didepan remaja Karisma

GUGAT news.com SUKOHARJO 

Kajian rutin KARISMA ( Kajian Islam Remaja Islam Makamhaji )  pada setiap pekannya memang berbeda dari biasanya. Kali ini tidak di Masjid melainkan bertempat di Warung Mie Ayam Hot Plate yang posisinya persis di selatan lapangan sepak bola Desa Makamhaji . 


.Pengusaha muda Riski Tanda Owner Unlimited Shoes

Sengaja ditempat warung Mie Ayam Hot Plate karena tema kajian seputar wirausaha yang kebetulan pemilik warung dan pengusaha Mie Ayam H.Eddy Santosa Spd, merangkap Takmir Masjid Al-Furqon, Karang Lor , Makamhaji  berinisiatif diwarungnya sekaligus memfasilitasi konsumsinya pastinya Mie Ayam. 


Foto bersama Pembina Karisma , remaja dan H.Eddy Santosa SPd

Kajian yang dimulai  pukul 08.00 WIB ini hampir ada 70 lebih remaja telah hadir. 
Ternyata puluhan remaja yang hadir tampak antusias sekali, Pemrakarsa  kegiatan Karisma Reti Rejeki dan para pembinanya memang sepakat memberikan kajian yang berbeda. 


Foto bersama remaja , Takmir dan H.Eddy Santosa SPd

Hal  ini diharapkan remaja disamping beriman, berakhlak sekaligus mampu menemukan dirinya sendiri serta saat era tehnologi bisa memanfaatkan gudget menjadi berpotensi menghasilkan finansial secara positif. 


Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini 

Sehingga untuk Kajian berwirausaha ini Karisma pastinya pemilik warung dan pengusaha Mie H.Eddy Santosa Spd dan keduanya pengusaha muda Riski Tanda Owner Unlimited Shoes, berkenan menjadi pemakalah


H.Eddy Santosa,SPd dalam ceramahnya menceritakan,, bahwa dirinya berjualan mie  ayam sejak usia 20 tahun dan sekarang bisa merasakan hasilnya yang pastinya dengan hasil itu bisa untuk beramal, membantu Masjid. 

Sama halnya Riski Tanza sebagai Owener muda ini mengatakan, "Saya berawal dari bisnis kecil-kecilan. 
Dan ternyata bisa berkembang  , saat ini hanya modal gudget bisa kita gunakan jadi media pemasarannya,' papar Riski sambil menambahkan caranya dengan konten yang terus menerus. 


Riski Tansa dalam kajian wirausaha ini rupanya membangkitkan para remaja karena apa yang dikerjakan juga berawal dari dirinya sebagai remaja masjid. 

Usai kajian, acara dilanjutkan dengan gelar lomba yel-yel slogan Karisma yang tammpaknya beberapa remaja yang  jadi perwakilan Masjidpun  banyak antusias menjadi peserta. Sehingga saat itu langsung dipilih pemenangnya. 


Kegiatan yang berakhir pukul 11.45 WIB berjalan sukses , segenap Panitia Karisma  Reti Reje Jikaki, Yosep, Teguh , Afrizal , Dewi dan segenap semua remaja Islam Karisma megucapkan banyak terima kasih khususnya H.Eddy Santosa, Spd yang telah memberi inspirasinya. 


Tidaklah ketinggalan serta banyak fasilitas  termasuk Mie Ayamnya dan juga sangat berterima kasih  kepada pihak yang telah mendukung kegiatan kajian wirausaha ini diantaranya PT Ulvie biro Umroh dan Haji , MGI serta Catering dan Rumah belajar Nur Ridho Family’s. Kajian Karisma bulan berikutnya tentang minat dan bakat Remaja. #Taufik / Yani.


Kali Pepe Land Destinasi Wisata di Desa Banaran Gagaksipat Ngemplak Boyolali 













Semarak Budaya Indonesia 2022

November 23, 2022


 GUGAT news.com SOLO 
DATANG & SAKSIKAN GRATIS...!!!

FESTIVAL SEMARAK BUDAYA INDONESIA 2022

"Tradisi Pesta Rakyat"
Menampilkan Karya Seni Tari Dari Seluruh Sanggar Nusantara

Hari : Jumat dan Sabtu
Tanggal : 25 - 26 November 2022
Pukul : 19:00 - 22:00 WIB
Tempat : Rumah Kabudayan nDalem Djojokoesoeman, Gajahan, Solo.

#semarakbudayaindonesia #SBI2022




Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini 


Kali Pepe Land Destinasi Wisata di Desa Banaran Gagaksipat Ngemplak Boyolali 

























Istana Dan Singgasana Simbol Kuasa Dan Wibawa Raja

November 23, 2022

                Ki Jlitheng Suparman

GUGAT news.com

ISTANA DAN SINGGASANA SIMBOL KUASA DAN WIBAWA RAJA

Oleh: Jlitheng Suparman


Keraton-keraton atau kerajaan-kerajaan Nusantara di Indonesia sudah tidak lagi memiliki otoritas politik sejak berdirinya NKRI. Keberadaannya sebatas sebagai institusi kebudayaan dengan status cagar budaya. 

Raja bukan lagi pemimpin politik pemerintahan tetapi sebatas pemimpin sosial-budaya di lingkungan situs karaton-nya dan tempat-tempat tertentu maupun komunitas masyarakat tertentu terkait.

Kori Brojonolo Lor Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat 

Keberadaan keraton-keraton Nusantara Indonesia bagi kalangan masyarakat umum kekinian bisa jadi diletakkan sebatas peninggalan sejarah untuk tujuan wisata. Namun bagi komunitas dinasti terkait maupun komunitas masyarakat pendukung, keberadaan keraton masih disakralkan dan dihormati sebagaimana keberadaannya sebagai kerajaan di masa lalu. Raja tetaplah pemimpin tertinggi mereka yang mesti dijaga kewibawaannya dan dipatuhi segala titahnya.

          Pura Mangkunegaran Surakarta 

Itulah mengapa hingga saat ini masih sering terjadi kasus perebutan tahta walaupun keraton sudah bukan lagi sebagai pusat politik pemerintahan. Sebagaimana terjadi perebutan tahta di Keraton Surakarta pasca meninggalnya Paku Buwono XII, konon juga terjadi di Keraton Cirebon, bahkan sampai saat ini santer isu berlangsung perang dingin di lingkaran keluarga dinasti Keraton Yogyakarta, juga terjadi di kerajaan-kerajaan lain di luar Jawa.

Telah disinggung di atas, bagi komunitas dinasti dan masyarakat pendukung, keraton tetap disikapi sebagai pusat kepemimpinan dan raja sebagai pemimpin mereka. Simbol-simbol kebiwaan keraton dan raja akan dijaga sedemikian rupa. 

Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini 

Istana merupakan simbol tertinggi dari otoritas atau kebiwaan raja. Lebih spesifik lagi simbol tertinggi tersebut berupa singgasana. Sebuah artefak berupa kursi atau tempat duduk khusus bagi raja. 

Singgasana yang secara fisik hanya berwujud kursi namun sangat disakralkan, tak boleh siapa pun duduk di atasnya. Hal itu kembali mengingat makna singgasana sebagai simbol tertinggi kuasa dan wibawa raja. 

Terkait singgasana dan kesakralannya, terdapat sejumlah kisah mitos atau legenda tentang orang yang tidak berhak atau tidak direstui menjadi raja tidak kuat duduk di atas singgasana. Maka konon juga menjadi syarat menguji kandidat raja guna terpilih ketika jumlahnya lebih dari satu orang. Siapa yang kuat bertahan duduk di atas singgasana dialah yang berhak menjadi raja.

Kali Pepe Land Destinasi Wisata di Desa Banaran Gagaksipat Ngemplak Boyolali 

Data otentik tentang pengujian kandidat raja dengan duduk di atas singgasana tersebut kapan pernah terjadi memang sulit ditemukan. Namun kisah pewayangan sebagai potret kehidupan era kerajaan dapat diletakkan sebagai kesaksian atas kebenaran berlangsungnya peristiwa tersebut. 

Istana dan singgasana merupakan _‘loro-loroning atunggal’_ satu kesatuan yang tidak dipisahkan. Istana sebagai ruang di mana singgasana berada. Istana tanpa singgasana bukanlah istana. Sebaliknya singgasana tanpa istana bukanlah singgasana. 

Maka dalam banyak kisah perebutan kekuasaan akan disebut berhasil merebut kekuasaan ketika menguasai istana dan duduk di atas singgasana. Ketika berhasil menguasai istana secara ruang namun belum duduk di atas singgasana maka belum bisa dikatakan berhasil menguasai tahta atau kerajaan.

Singgasana berupa artefak tempat duduk atau kursi secara fisik memang tidak selalu berada di ruang istana. Ketika tidak ada kegiatan resmi kenegaraan kerajaan yang berlangsung di istana, maka singgasana secara fisik akan disimpan di ruang khusus demi keamanan. 

Ketika secara teknis singgasa tidak berada di ruang istana bukan berarti istana kehilangan makna eksistensinya sehingga dapat diperlakukan sebagaimana ruang lain kebanyakan. Tidak bisa mentang-mentang singgasana secara fisik disimpan di tempat lain lantas istana dianggap sebagai ruang kosong yang bisa diperlakukan seenaknya untuk berbagai kegiatan atau kepentingan lain.

Ketika oleh faktor teknis maka singgasana tidak berada di tempatnya dalam ruang istana guna disimpan demi keamanan, istana tetaplah istana. Orang atau pihak siapa pun yang melakukan tindakan atau kegiatan memanfaatkan ruang istana tidak sebagaimana peruntukannya dan normanya, dalam istilah umum orang Jawa disebutnya _“jag-jagan”_ (bertindak liar melanggar norma etika atau tata susila). Tindakan yang bermakna merendahkan, meremehkan, melecehkan kehormatan dan wibawa raja sebagai penguasa kerajaan.

Merendahkan atau melecehkan wibawa raja di masa lalu sama artinya meremehkan kehormatan kerajaan beserta suluruh isinya. Bukan hanya raja yang direndahkan, melainkan siapa pun dan apa pun yang menjadi bagian dari kerajaan itu turut serta diremehkan. Maka jaman dulu kalau ada orang berani _“jag-jagan”_ di istana akan berat hukumannya. Bukan hanya raja yang marah, namun juga ponggawa, prajurit hingga kawula atau rakyat warga kerajaan akan turut murka.

Jika ada raja yang bahkan secara sengaja mengijinkan orang _“jag-jagan”_ di istana, maka raja itu sudah melecehkan eksistensi kehormatan dirinya sendiri. Atau mungkin karena Raja itu tidak mampu mengelak dari tekanan sehingga terpaksa merelakan terinjak kehormatannya? 

Nah. Sedikit ulasan di atas untuk melengkapi tulisan saya sebelumnya yang berjudul *“Pura Mangkunegaran, Istana Bukan Untuk Nikahan”*. Semoga menambah keterangan.

Oh, iya. Dengan tulisan ini dan sebelumnya, tiada niat untuk melebih-lebihkan. Namun lebih terdorong keprihatinan. Kerajaan dan komunitas kawulanya pemilik sah tanah-air ini sudah merelakan otoritas politiknya demi NKRI, rela sebatas mengelola romantisme histori-kulturalnya dan nilai-nilai keyakinannya di ruang terbatas, mbok ya jangan diganggu direcoki oleh arogansi-arogansi kekinian. Apakah masih kurang luas ruang kiprah manusia kekinian untuk mengekspresikan hasrat dan ambisinya? Atau memang karena sudah sedemikian serakahnya?

Bicara menghormati dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa hanyalah omong kosong ketika tidak punya hayatan atas ruang kebatinan budaya bangsa masa lalu.

Salam.














 

Coach Rheo Ternyata Pakar Trauma, Luka Batin dan Kecemasan di Lingkungan Artis

November 22, 2022

Coach Rheo bantu artis Ozy Syahputra membuang ketakutan menahun akan tempat gelap, dan tidak nyaman ketika naik kendaraan umum.

GUGAT news.com JAKARTA 

Terbukti efektif menuntaskan phobia, trauma, overthinking dan kecemasan dalam tempo singkat, puluhan artis mendatangi Coach Rheo. 

Menghilangkan bayang-bayang penyebab trauma atau ketakutan bukan mudah. Memiliki trauma dan ketakutan mendalam memang tidak menyenangkan.


Coach Rheo bantu artis Yati Surachman membuang beban kepahitan yang dialami akibat perlakuan rekan kerjanya.

Adalah Caezarro Rey Abishur, akrab dipanggil Coach Rheo. Seorang pecinta dunia pengembangan diri yang selama 12 tahun belakangan telah mengembangkan metodologi sendiri dalam mengatasi masalah hidupnya.

“Dulu saya sering dilanda ketakutan dan kecemasan semenjak kerusuhan 98,” ujar Coach Rheo mengawali obrolannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Sejak peristiwa Mei 1998, Coach Rheo sering ketakutan tak beralasan. Pikiran sering dipenuhi skenario buruk tentang kematian. Setiap hendak tidur malam pikiran terganggu. Takut dan khawatir soal kematian. Hal ini mendorong Coach Rheo mencari solusi dengan berbagai sistem perbantuan yang ada. 

“Semua membantu, meringankan, dan mampu memulihkan. Tapi tidak ada yang benar-benar membuat saya sembuh,” kenangnya.


Membuang beban penyesalan terbesar Jennifer Jill Armand Supit

Bukan waktu yang pendek. Selama rentang waktu tak kurang dari sepuluh tahun, waktu, tenaga, pikiran, dan uang terkuras. Namun usaha Coach Rheo akhirnya membuahkan hasil positif. 

“Suatu hari semua ketakutan hilang begitu saja ketika saya mampu membuang beban emosi yang saya rasakan,” ujarnya.

Diawali dari empirisme tersebut, Coach Rheo menguji-cobakan pengalamannya kepada banyak relasi. Bagaimana menghilangkan trauma, phobia, overthingking, luka batin, dan beban emosi lainnya. 

“Awalnya sempat ragu apakah hal ini bisa bertahan lama. Apakah beban emosi yang sudah dibuang akan kembali lagi. Karena kalau bicara tentang beban emosi percuma saja kalau sudah dibuang lalu kembali lagi, alias tidak permanen,” tegasnya.


Permanen – lepas dari beban, terang Coach Rheo, adalah hasil akhir yang orang inginkan. Hal ini, menurutnya pernah dialami Santosa Amin, sutradara, pengisi suara Spongebob dan Suneo, yang pernah menjadi kliennya.

Seperti dituturkan Coach Rheo, Santosa Amin sempat mengeluhkan bagaimana sulitnya menghilangkan phobia terhadap ketinggian yang dialami sejak kecil. Setiap membayangkan ketinggian, Santosa Amin selalu mengalami hyperhidrosis. Tangannya menjadi berkeringat dan basah. 

“Sekarang tangannya tidak basah lagi. Bahkan sudah dua tahun lebih sejak beban emosinya dibuang sekali pertemuan saja. ‘Phobia tinggiku hilang semua. Tanganku tidak lagi basah permanen,” ujar Coach Rheo mengutip pengakuan Santosa Amin.


Lain halnya dengan Doni Ramadhan. Produser film, pemilik rumah produksi Putaar Film ini sempat mengalami pukulan mendalam atas kepergian istrinya karena sakit. Sejak itu Doni Ramadhan hidupnya terpuruk, kurang gairah, dan sering merasakan kesedihan mendalam. 

“Setelah bertemu coach Rheo hidup saya berubah semangat. Menerima sepenuhnya kepergian istri,” ujar Doni Ramadhan dalam suatu kesempatan.

Kedukaan memang bisa menyisakan bekas mendalam. Terutama bagi mereka yang ditinggal anggota keluarga tercinta. 

Hal ini juga dialami Sonny Gaokasak. Sutradara senior yang sudah menggarap sejumlah film, antara lain film; ‘This is Cinta’, ‘Bidadari Dari Surga’, dan ‘Hafalan Shalat Delisha.’ 

Sonny Gaokasak mengaku sangat terpukul saat ayahnya meninggal dimasa covid. Sejak itu ia masuk dalam kecemasan tinggi. Takut kematian, dan tidak bisa beraktivitas menyutradarai film. 


Selesaikan trauma suara Gembok pusat rehabilitasi Roy Kiyoshi

“Tapi itu dulu. Sekarang bisa beraktivitas seperti biasa. Sekali bertemu bung Rheo saya seperti lahir baru. Lahir baru ternyata bukan hanya ketika orang menikah. Tapi momen seperti ini juga membuat kita seperti lahir baru lagi,” aku Sonny Gaokasak.

Memang sistem yang Coach Rheo rumuskan begitu unik. Bagaimana puzzle ratusan tahun dunia psikologi manusia -- tentang bagaimana beban emosi dibuang tuntas dari sistem syaraf seseorang bisa dipecahkan oleh pria kelahiran Jakarta, 23 Maret 1983 ini.

Coach Rheo juga ada di belakang Roy Kiyoshi ketika artis ini sempat stress masuk tahanan dan tidak mau makan. Setelah bertemu Coach Rheo, Roy bisa melewati masa rehabilitasi di RSKO dengan lapang hati. Keluar dari RSKO makin gemuk. 

Problem Luthfi Agizal karena kasus “anjay” sempat juga mengalami beban mental ketika orangtuanya ikut dibully. Setelah bertemu Coach Rheo perasaannya menjadi nyaman. Ia bisa meraih banyak impian. Termasuk menikahi kekasih tercinta. Kini Luthfi Agizal sedang merayakan kelahiran anak pertamanya.


Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini 

Kejadian lain Coach Rheo membantu hilangkan phobia kucing yang dialami pesinetron Benk CB. Pemeran Kang Idoy dalam sinetron ‘Dunia Terbalik’ ini takut hewan kucing. Setiap bertemu kucing, Kang Idoy langsung melompat ketakutan dan berteriak. Video phobianya sudah tersebar di YouTube. 

Namun sekali pertemuan dengan Coach Rheo phobia Kang Idoy hilang. Sekarang ada kucing yang lewat di bawah kakinya, Kang Idoy tetap bisa tenang.

*Satu Pertemuan Sangat Efektif*

Di dunia entertainment waktu sangat berharga. Banyak aktor maupun aktris menginginkan solusi dengan instan menyelesaikan masalahnya. Mereka banyak menghadapi persoalan mental dan tergantung dengan obat-obatan. 

Akibat proses penanganan yang panjang dan harus menceritakan detail permasalahan mereka kadang tidak berusaha mencari solusi. Bahkan menunda mencari bantuan. Seringkali akhirnya perbantuan datang terlambat. Seperti banyak dialami beberapa artis Korea mereka lebih memilih bunuh diri. 


         Makanku Praktis dan tidak ribet 

Zaman kini terus berubah. Teknologi mengatasi pikiran dan jiwa makin berkembang. Melalui pengalaman pribadi Coach Rheo menemukan formula mengembangkan teknologi mengatasi masalah mental. Bagaimana membuang beban emosi secara efektif yang dapat memberi hasil signifikan walau dilakukan dalam satu pertemuan saja. 

“Hasilnya bisa permanen. Seandainya masalahnya super-pelik, tidak langsung tuntas dalam satu pertemuan. Tapi sistem yang saya terapkan bisa memberi dampak perubahan drastis yang dirasakan client langsung dari saat pertemuan pertama,” ujar motivator yang mendapat pengakuan sebagai Trainer, dan NLP Meta Master Practitioner of Neurosemantics, (International Institute of Neurosemantic, North Carolina USA) ini.

Atas pencapaiannya, Coach Rheo banyak mendapat apresiasi dari sejumlah akademisi, dokter, psikolog, konselor, pendidik, dan pelaku bisnis. 

Pakar Saham dan penulis buku “Traders are Not Gamblers, Ellen May, mengatakan “Coach Rheo sangat efektif membantu membuang emosi negatif dengan cara yang sangat sederhana namun permanen.”


Psikolog Michael Christian, Director @Gadingkonseling menyampaikan, “Rheo sangat tahu apa yang ia lakukan. Mungkin banyak orang kaget bisa dibantu dengan begitu cepat.” 

Dokter Aqli Budiman, dari Rumah Sakit Siloam ikut mengapresiasi Coach Rheo. “Metode ini sangat cepat membantu mengatasi trauma dan beban mental lainnya. Beban yang saya rasakan ikut hilang dalam sesi bersama Coach Rheo,” ujar Dokter Aqli Budiman.


Cerita seorang pendidik kelahiran Swiss, Liebe Polli menyampaikan “Coach membantu saya hilangkan phobia takut terbang selama sembilan tahun. Kini saya bisa terbang lagi ke luar negeri dengan nyaman,” ujarnya.

Lina Lais, Konselor, Asessor Kementerian Keuangan RI menyampaikan, “Rheo sangat gifted dalam hal ini. Ia dapat membantu membuang beban emosi peserta dengan sangat cepat dan mudah sekali baginya dilakukan,” ungkapnya.


Dr. Dewi Indra, owner De Asthetics clinic di Pondok Indah Jakarta juga mengaku heran. “Coach Rheo bukan dokter, bukan psikolog, bukan psikiater, juga bukan spkj. Namun dengan bantuannya semua beban emosi yang bikin saya susah tidur berhari-hari hilang. Trauma itu hilang dalam satu pertemuan saja,” ungkapnya.

Apa rahasia untuk menyelesaikan beban mental manusia? Menurut Rheo mengendalikan emosi terus menerus bukan solusi seperti yang dipikirkan banyak orang. Sebaliknya emosi yang dikendalikan akan menumpuk; akumulatif, makin parah, dan akhirnya menjadi bom yang siap meledak.


“Saya sudah wawancara banyak client berbulan bulan, bahkan bertahun-tahun setelah sesi. Sebagian besar dari mereka mengaku merasakan perubahan permanen dalam satu pertemuan saja. Bahkan banyak dari mereka yang sudah mencoba berbagai alternatif lain. Namun belum mendapat hasil seperti diharapkan. Akhirnya mereka menemukan jawaban melalui metode ini,” kata Coach Rheo.

Coach Rheo memiliki bukti rekaman sesi karena peserta banyak bersedia di wawancara tentang kesembuhan mereka. Umumnya mereka sembuh sudah lewat dari satu tahun dan tetap baik-baik saja. 

"Jika diperlukan bisa pembuktian terbalik yang bisa saya lakukan. Bahwa memang sistem ini bekerja, karena semua datanya lengkap," papar Rheo.


Coach Rheo bahkan memberi garansi kepada client dibantu sampai netral, atau gratis untuk beban PTSD (post traumatic stress disorder). “Ini pertama di dunia. Ada orang gila berani menggaransi beban emosi dibantu sampai client merasa netral,” ujar Pendiri Yayasan Konseling Harapan Indonesia (YAKHIN) ini.

Coach Rheo menyadari publik memiliki mental block dan ketakutan sendiri tentang sebuah metode yang benar-benar baru. Tingkat skeptisnya tinggi karena maraknya penipuan. Orang jadi sulit membedakan mana yang benar-benar ahli, atau yang mengaku ahli. 

“Dulu mengendalikan emosi memang cara terbaik. Tetapi sekarang ada cara yang lebih natural. Bisa mengembalikan kebahagiaan orang sepenuhnya dengan membuang beban emosi keluar dari sistem syaraf. Sehingga tidak perlu lagi seumur hidup mengendalikan beban emosi. Capek,” ujar Rheo.  


Kali Pepe Land Destinasi Wisata di Desa Banaran Gagaksipat Ngemplak Boyolali 

Pada dasarnya beban emosi sesuatu yang tidak didesign ada dalam tubuh kita, yang jika dibiarkan bisa menyebabkan sakit Psikosomatik. 

Sejumlah artis dan publik figur yang sudah pernah dibantu oleh Rheo, antara lain; Jennifer Jill, Ozzy Syahputra, Yati Surrachman, Zwingly Idol, Sarwana Thamrin Warna, Lady Gamer Audrey FF, Gendis Dewanti Miss polo Internasional, Penyanyi Hendy Cahyo Baskoro, Fadly Jackson, Hanna Hanifah, Chunchien Youtuber Gadget, Harbatah Youtuber, Boy Tirayoh, Nobu, Roy Kiyoshi, Hud Filbert, Barbie Kumalasari, Elmand @elmansipasi, Gaby Mariska (influencer / penyanyi), dan banyak lagi.

Coach Rheo menginginkan di kemudian hari lebih banyak orang mengenal metode DOA-TRTO (Divine Oracular Assistance - Tension Releasing Technique Online) yang banyak berhasil membantu orang membuang beban emosi. Mengubah dunia menjadi lebih bahagia, dengan sistem perbantuan lain yang ada sebelumnya. #Eddie Karsito/ Yani