Featured Post

Indonesia Jadi Tuan Rumah International Halal Lifestyle Conference 2021

Dari kiri: *Iskandar Simorangkir**KETERANGAN FOTO* : Dari kiri: *Iskandar Simorangkir*, Deputi Kemenko Perekonomian, Gubernur BI, *Perry War...

Indonesia Jadi Tuan Rumah International Halal Lifestyle Conference 2021

Oktober 28, 2021

Dari kiri: *Iskandar Simorangkir**KETERANGAN FOTO* : Dari kiri: *Iskandar Simorangkir*, Deputi Kemenko Perekonomian, Gubernur BI, *Perry Warjiyo* dan Chairman IHLC, *DR. Sapta Nirwandar.* Deputi Kemenko Perekonomian, Gubernur BI, *Perry Warjiyo* dan Chairman IHLC, *DR. Sapta Nirwandar.*

GUGAT news.com.

Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) kembali hadir pada 25 hingga 30 Oktober 2021. Acara tahunan ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia ini mengangkat tema "Magnifying Halal Industries Through Food and Fashion Markets for Economic Recovery".

Salah satu bagian dari acara ISEF tersebut, Indonesia International Halal Lifestyle Conference (INHALIFE) 2021 resmi dibuka pada 27–28 Oktober 2021 secara virtual.

Hal tersebut dilakukan Untuk menjaga keamanan, mengingat kondisi pandemi didunia belum pulih 100% maka event kali ini masih diselenggarakan secara virtual.

Acara ini dihadiri Gubernur Bank Indonesia, Dr. Perry Warjiyo, Deputi Bidang Koordinasi Makroekonomi dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Dr. Iskandar Simorangkir, dan Deputi Bidang Usaha Mikro, Kementerian Koperasi UKM Republik Indonesia, Eddy Satriya.

Hadir juga Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Fadjar Hutomo, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Didi Sumedi, dan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, DR. Sapta Nirwandar.

Dalam sambutannya, DR. Sapta Nirwandar sebagai Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center menyampaikan beberapa hal, seperti optimisme bangkitnya dunia dari pandemi Covid-19.

"Insya Allah pandemi ini sudah berkurang dan akan segera berakhir. Dunia kembali bangkit, masyarakat Indonesia, bersama masyarakat global harus bangkit dari kesulitan akibat pandemi Covid-19," ujar Sapta.

Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini Solusi Di Saat Pandemi Covid-19

Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) tahun ini didukung Bank Indonesia, Dinar Standard dengan pimpinan Br. Rafi-uddin Shikoh dan IHLC telah menyelesaikan Indonesia Halal Market Report 2021/2022. 

"Laporan ini dipersembahkan atas kerjasama dan dukungan kuat dari Bank Indonesia. Laporan ini tidak hanya tentang temuan tetapi juga dilengkapi dengan strategi dan rekomendasi yang dapat diterapkan secara luas oleh pemerintah, korporasi maupun UKM. Kami yakin laporan ini akan menarik Perdagangan dan Investasi Global menuju Industri Halal Indonesia," kata Sapta.

Sejalan dengan kebijakan Bank Sentral Indonesia, untuk mengembangkan industri halal khususnya di Halal food and simple fashion, IHLC juga bekerjasama dengan Indonesia Fashion Chamber menyelenggarakan Fashion Show Parade. 

"Pada hari Jumat kita akan mengadakan Muslim Modest Fashion Mastermind Class dan Business Linkage dengan sesi interaktif antara perwakilan bisnis fashion sederhana terkemuka Indonesia dan Desainer," katanya.

Pada saat yang sama, Deputi kementerian Koperasi UKM Republik Indonesia, Eddy Satriya menjelaskan, Industri halal menjadi peluang untuk  meningkatkan level Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) yang memerlukan bantuan dari pemerintah.

"Salah satu implementasi daru UU cipta kerja, sudah di syaratkan 30% untuk infrastuktur publik untuk fasilitasi dari UMKM. Kami ingin UMKM memiliki tempat-tempat yang premium. Untuk kawasan sedang dipersiapkan, seperti kawasan industri dan KEK. Secara khusus peraturannya belum ada, tetapi merujuk dengan UU dan pelaksanannya sudah berjalan di kawasan industri dan memprioritaskan industri halal," jelas Eddy Satriya.

Oleh karena itu menurutnya, memberikan edukasi efektif bagi masyarakat mengenai industri halal sangat penting lantaran penerimaan industri halal belum begitu tinggi.

"Tidak sempat lagi menyusun regulasi untuk halal industri. Sebagai gantinya kita Menggunakan program edukasi dan mendampingi melalui, didampingi hingga keluar sertifikat halalnya," ujarnya.

Sementara itu, Didi Sumedi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, menjelaskan mengapa penerimaan industri halal belum begitu tinggi lantaran masih terbentur masalah literasi.

"Ini merupakan masalah literasi. Menurut saya, kebutuhan akan sandang dan pangan yang memenuhi syariah belum begitu mendalam,” ujarnya.

Ada dua hal yang menjadi penekanan, literasi dari pemahaman agama dan pentingnya suplier untuk memiliki sertifikasi halal. “Serta edukasi kepada masyarakat akan memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengkonsumsi sandang pangan yang halal," ujar Didi Sumedi./*** Eddie Karsito

                      °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°



Sumpah Pemuda dan HUT Ke 4 Rumah Budaya Satu Satu Lahirksn Entrepreneur Muda Kreatif

Oktober 28, 2021


 GUGAT news.com. BEKASI

Sumpah Pemuda tidak berhenti pada aspek-aspek seremonial. Melainkan harus menjadi inspirasi bagi kaum muda Indonesia, serta berhikmat memajukan bangsa dan Negara.

Demikian antara lain disampaikan Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan, *Eddie Karsito* pada acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Ulang Tahun Ke-4 Rumah Budaya Satu-Satu (RBSS), di Perumahan Kranggan Permai, Jatisampurna, Kota Bekasi, Kamis (28/10/2021).

“Sejarah membuktikan, diawali dari Sumpah Pemuda, kaum muda mengambil peran besar pada tiap perubahan republik ini. Peran pemuda harus lebih digelorakan sesuai konteks zamannya,” ujar Eddie Karsito. 

Fenomena generasi milenial yang akrab dengan teknologi informasi, kata Eddie Karsito, sangat mendukung menjamurnya usaha-usaha kreatif. Memaknai Sumpah Pemuda secara kontekstual. “Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda,” ujar Eddie Karsito mengutip pesan bapak proklamotor kemerdekaan Indonesia, Ir. Soekarno.

Sumpah Pemuda, adalah penegasan tentang cita-cita, ‘tanah air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasa Indonesia.’ Sebuah keputusan para pemuda melalui ‘Kongres Pemuda’ yang diselenggarakan di Batavia (Jakarta), 28 Oktober 1928. Ikrar ini merupakan semangat dan penegasan cita-cita berdirinya Negara Indonesia. 

*Pemuda Tentukan Nasib Indonesia*

Dalam hitungan statistik, kata pendiri Rumah Budaya Satu-Satu (RBSS) ini, Indonesia akan menghadapi masa puncak bonus demografi. Sebuah formasi demografi penduduk berusia produktif yang diperkirakan mencapai 70 persen. 

“Tahun 2028 diprediksi menjadi puncak momen dari apa yang disebut fenomena bonus demografi yang sangat menentukan bagi perjalanan bangsa. Anak muda menjadi tulang punggung yang ikut menentukan nasib Indonesia,” ujar Konselor program Mobile Arts for Peace (MAP) University of Lincoln, UK – Inggris ini.

Peringatan ‘Hari Sumpah Pemuda 1928 - 2021’ ini sekaligus menandai hari lahirnya Rumah Budaya Satu-satu (RBSS) yang dideklarasikan para seniman, budayawan, tokoh adat, tokoh masyarakat, pejabat, birokrat, dan pemerhati masalah sosial budaya, sejak 28 Oktober 2017 lalu.

Sumpah Pemuda, menjadi momentum dan spirit bagi Rumah Budaya Satu-satu (RBSS), untuk menjaga Indonesia yang multikultural. Memperkuat nasionalisme, persatuan, dan kesatuan, serta menjadi bangsa kuat dan lebih beradab di dunia. 

Menguatkan falsafah ‘Bhinneka Tunggal Ika’ berdasarkan pada kesadaran asal usul bangsa Indonesia, berasal dari berbagai ras dunia, dan berevolusi menjadi suku-suku yang membentuk bangsa Indonesia.

“Momentum Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928 kami jadikan tonggak berdirinya Rumah Budaya Satu-Satu (RBSS) di bawah naungan Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan,” terang seniman penerima penghargaan ‘Anak Bangsa Berkepribadian Pembangunan 2013’ dari Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia ini. 

Rumah Budaya Satu-Satu (RBSS), kata Eddie, menjadi sarana edukasi, dan berkreasi bagi anak bangsa untuk mendapatkan pelajaran, bimbingan dan pengarahan secara aktif, kreatif, inovatif, profesional, dan mandiri.

Pada kesempatan tersebut hadir juga Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan, *Sabrina Salawati Daud, S.Pd.* Kepada wartawan beliau menjelaskan tentang pentingnya, meneguhkan tekad bersama yang selaras dengan ikrar Sumpah Pemuda. 

“Indonesia butuh investasi di edukasi formal dan vokasional, serta kesehatan. Anak muda Indonesia sudah siap memanggul beban perjalanan bangsa Indonesia yang menentukan di masa mendatang,” ujar Sabrina Salawati Daud.

Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini Solusi Di Saat Pandemi Covid-19

Sabrina berharap di masa depan bangsa Indonesia memiliki generasi yang cerdas dan berkeadaban luhur. “Jauh dari kekerasan, merasa benar sendiri, dan kebanggaan semu. Kuasailah ilmu pengetahuan dan keunggulan diri untuk menjadikan Indonesia sejajar dengan bangsa-bangsa lain,” tegas Sabrina ./***

                       °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°



Teras Seniku Road To Museum Tosan Aji

Oktober 28, 2021

 

45 anak bersama Teras Seniku menjelajah di Musium Tosan Aji Purworejo

GUGAT news.com. PURWOREJO.

Istilah menjelajah lebih dikenal dengan sebutan explore yang bisa diartikan pergi ke suatu tempat untuk melakukan penyelidikan tentang tempat itu. Bagi sanggar Teras Seniku, ternyata menjelajah menjadi kegiatan yang diadakan berkala dan ini sudah dilakukan beberapa kali bagi anak didiknya, bahkan semua dengan biaya swadaya.

Melihat aneka pusaka

Dimulai dari iuran dan kas Teras Seniku. Ternyata bagi anak- anak kegiatan menjelajah  memang dianggap menyenangkan. Tak pelak pada hari itu, Sabtu, 23 Oktober 2021 Teras Seniku telah mengadakan Kegiatan menjelajah ke Museum Tosan Aji yang ada di Jl.R.A.A.Tjokroneoro No.2 Purworejo ( Komplek Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo ). 

Mempelajari tentang pusaka melalui pemaparan Inung

Kegiatan kali ini Teras seniku bersama rekanan Walasa dan Jumatika Kids. Lebih membanggakan lagi, kegiatan ini dibuka oleh Kabid Kebudayaan Purworejo, Woro Theresia. Meski saat itu suasana sangat panas, namun anak didik yang berasal dari Kecamatan Kemiri yang berjumlah 45 anak ini, mereka tetap seamangat sekaligus optimis sekali.

Aan berfoto bersama anak didiknya didepan Musium Tosan Aji.

 Ada dii Musium Tosan Aji Teras Seniku mengajak anak didiknya untuk mengenal lebih jauh tentang aneka bentuk dan karakter keris, tombak, arca, lingga dan Yoni. Anak-anak ini bebas melihat bahkan bebas mempelajari sendiri-sendiri melalui pemandu pusaka langsung dari Ipung.

Musium Tosan Aji memberi penghargaan souvenir untuk Aan dan anak didiknya berupa kaos

Dari keterangan  Ipung, ada jumlah pusaka yang di Musium sekitar 1100 an keris, yang terdiri dari keris di masa Mojopahit hingga masa Kamardikan. Pihak Musium sangat senang dengan kedatangan sanggar Teras Seniku ini. Bahkan semua peserta diberi cindera mata berupa kaos dari Musium Tosan Aji.

Aan kepada GUGAT news.com mengatakan, "Bahwa kegiatan menjelajah ini untuk mengenalkan dengan hal-hal yang baru, agar anak tidak bosan dan setelah datang ke Musium, anak anak bisa tahu mengerti pentingnya sejarah dan bangga serta ikut melestarikan budaya kita.. Alhamdulillah semua acara ini berjalan lancar “ jelas Aan. Naskah dan foto : Taufik.

Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini Solusi Di Saat Pandemi Covid-19.


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°











Komnas PA Tanggapi Lambatnya Pelabelan Bisphenol A (BPA)

Oktober 27, 2021


 GUGAT news.com.

Penggunaan plastik mengandung Bisphenol A (BPA) dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti kanker, syaraf dan lain sebagainya. Zat BPA tersebut salah satunya terdapat pada galon guna ulang. 

Demikian antara lain disampaikan Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dan Koordinator Presidium Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA), Nia Umar, di acara Selebrasi 23 Tahun Komnas Perlindungan Anak, yang berlangsung di Aula Komnas Perlindungan Anak, Pasar Rebo Jakarta Timur, Selasa (26/10/2021).

"Jadi saya menakut-nakuti. BPA itu ibarat polusi yang tidak kelihatan. Kalau asap masih kelihatan. BPA secara akumulatif dapat memicu berbagai macam penyakit,” papar Nia Umar. 


Dia acara diskusi publik berjudul ‘Bebaskan Anak, Balita, Bayi dan Janin dari Bahaya Bisphenol A (BPA) - Urgensi Label Bebas BPA untuk Kesehatan,’ tersebut Nia mengimbau, agar masyarakat berhati-hati.

“Perhatikan kesehatan keluarga. BPA ada diberbagai kemasan, mulai dari plastik, kaleng, dan galon. Dari tiga kemasan tersebut yang perlu diperhatikan adalah galon air minum,” ujarnya. 

Nia menegaskan, galon isi ulang harus kita perhatikan. Misal air dimasukan ke galon dan diangkut menggunakan mobil. Di mobil galon ini terpapar panas matahari.


“Belum lagi ketika di minimarket terjemur panas matahari. Kejadian ini dapat membuat BPA larut dan masuk ke dalam air minum,” jelasnya. 

Tidak hanya anak-anak, menurutnya, bahaya BPA juga mengancam kesehatan ibu hamil dan lingkungan. 

“Bahaya BPAberdampak bagi tubuh ibu hamil dan menyusui. Bagi yang menyusui, risiko yang ditimbulkan adalah ASI yang diminum bayi akan mengandung BPA. Sehingga bisa jadi si bayi ini tidak mau lagi menyusui melalui payudara ibu mereka,” kata Nia. 

BPA dapat mengganggu kerja endokrin dan meniru esterogen. Bahkan Laporan Program Toksikologi Nasional AS pada 2008 menyatakan keprihatinannya atas efek BPA kepada otak dan perilaku dan kelenjar prostat pada janin. 


Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini Solusi Di Saat Pandemi Covid-19

Sementara sifat BPA ini akan terjadi migrasi, apabila terkena panas secara berulang-ulang dan terjadi gesekan atau goresan. Belum lagi saat pemindahan dari truk ke depo –depo ini sangat mungkin timbulnya gesekan. 

Jika larut dan air minum yang terkandung BPA ini masuk ke dalam tubuh, maka sel kanker dapat dipicu untuk hidup dan membuat risiko terjadinya kanker semakin tinggi. 

“Gunakan kemasan bebas BPA. Pemerintah harus memuat regulasi yang lebih ketat dalam penggunaan kandungan BPA pada kemasan makanan ataupun minuman,” ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi IX  DPR RI Fraksi PKB, Arzeti Bilbina,  SE, M.A.P, menyampaikan bawah Pemerintah menyambut positif. Setuju jika kemasan plastik makanan dan minuman harus free BPA. 

“DPR RI telah melakukan rapat kerja dengan BPOM. Pada tahun anggaran 2022 Pemerintah akan mengalokasikan untuk sosialisasi bahaya BPA,” terang Arzeti Bilbina.


Senada dengan Nia Umar dan Arzeti, Ketua Komisi Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait dengan tegas menyatakan, kekecewaan atas lambannya pihak BPOM yang tidak segera memberi label pada galon guna ulang yang jelas mengandung BPA. 

"Saya sudah beberapa kali menjadi narasumber webinar tentang pelabelan BPA. Dan BPOM masih lambat dalam menetapkan revisi PERKA label,” ujarnya geram.

Di banyak negara, kata Arist, BPA pada kemasan sudah dilarang. Beliau juga mensinyalir adanya upaya menggagalkan rencana BPOM untuk merevisi PERKA label terkait BPA. 

“Seharusnya tidak ada toleransi batas ambang terkait kemasan yang mengandung BPA untuk bayi, balita dan janin pada ibu hamil. Jangan sampai upaya  ini malah menyesatkan bagi konsumen, BPA tetap racun. Migrasinya tidak layak dikonsumsi oleh usia rentan," papar Arist Merdeka. 

Arist bertekad tidak akan surut terus berjuang demi kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak, bayi, balita dan janin. Tuntutannya jelas agar BPOM segera memberi label pada galon guna ulang berbahan PC dengn kode plastik No.7 yang nyata - nyata mengandung BPA. 

Menurutnya, migrasi BPA awalnya dari galon guna ulang, migrasi ke air. Sejak proses pencuncian galon di pabrik, saat dibawa dari pabrik ke distributor sudah terjemur matahari. 

“Masuk ke toko-toko dijemur matahari lagi. Padahal BPA mudah bermigrasi bila terjadi pemanasan maupun gesekan,” papar Arist./*** Eddie Karsito


                         °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


Langgar Laweyan Biasa Untuk Free Wedding

Oktober 27, 2021


 Langgar Laweyan sering dipakai free wedding sebelum pernikahan ijab qobul.

GUGAT news.com. SOLO.

Masjid kecil yang biasa disebut musholla, surau atau umumnya bagi orang Jawa Tengah, terkhusus warga masyarakat Kota Solo, menjulukinya dengan sebutan langgar.

PKR Segera Hitamkan Solo

Oktober 26, 2021


 GUGAT news.com. SOLO.

Di depan puluhan wartawan di Solo, Dewan Pimpinan Pusat Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo SM, di salah satu rumah makan di Manahan, Banjarsari, Senin (25/10/2021) sekitar pukul 11.30 WIB, berjanji akan segera menghitamkan Kota Solo. Maksudnya, hal itu merupakan tema dari PKR saat nantinya, Kamis (28/10/2021) bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, hendak mendeklarasikan partai yang dipimpinnya. "Kota Solo akan PKR hitamkan," janji Tuntas Subagyo SM.

Bukan tanpa alasan, jika Tuntas, sapaan akrab Tuntas Subagyo SM mengatakan hal itu. Pasalnya, nanti saat menjelang deklarasi partainya berlangsung pada 28 Oktober, akan dilakukan semacam kerja bareng, gotong royong Setiap anggota PKR dalam pemasangan atribut baik itu bendera, spanduk dan Billboard. Belum lagi, suasana puluhan ribu pendukung PKR yang kesemuanya berseragam serba hitam hitam. Lautan warna hitam akan segera menghiasi Kota Solo.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Kedaulatan Rakyat ( PKR ), Tuntas Subagyo SM. Foto : Yani.

Saat ini, telah terpasang tidak kurang dari 7000 bendera dari targetnya 10.000 bendera. Masih ada waktu dua hari lagi untuk merampingkan nya. Pemasangan atribut bendera, Billboard baik di Solo, Jakarta, Surabaya, Jogjakarta, Semarang dan sebagian di wilayah Jawa Timur, dimaksudkan untuk mengenalkan kepada masyarakat luas yang nantinya di seluruh Indonesia jika akan adanya PKR. "Bukan hanya bendera, Billboard saja PKR kami kenalkan dengan masyarakat di seluruh tanah air, melainkan dengan media sosial juga media massa. Baik itu cetak, online, radio juga televisi,"ujar Tuntas Subagyo SM optimis bila PKR Segera memasyarakat.

Setelah perjalanan panjang dari semula Tikus Pithi Hanata Baris tidak kurang dari 4 tahun, lanjut Tuntas, yang saat itu masih dan terus saja belajar untuk tekad berdemokrasi sekaligus berpolitik dengan cara mengikuti Pemilu legislatif dan Pilkada melalui jalur independen, pastinya pengalaman 3-4 tahun juga sudah cukup sebagai modal untuk berdirinya sebuah partai. Dan Partai Kedaulatan Rakyat adalah sebuah nama yang cocok  dan pas bagi perjuangan Tikus Pithi Hanata Baris selama ini.

Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini Solusi Di Saat Pandemi Covid-19

 "Alhamdulillah...saat ini kami merasa jika sudah saatnya menjadi sebuah partai politik. Lantaran keterbatasan ruang gerak independen dan idealisme serta tujuan kami untuk mewujudkannya dan masyarakat yang gemah Ripah loh jinawi Toto Titi tenteram Kerto Raharjo, maka keputusan menjadi Parpol adalah yang terbaik untuk dilakukan. Karena perjalanan Indonesia dirumuskan di lembaga legislatif dan eksekutif," pungkas Tuntas Subagyo. #A.A.Yani.

                     °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°



Empat Seniman Lukis Garap Bareng Kisah Ramayana

Oktober 25, 2021


Agung Tatto, Salim dan Elsa saat melukis bareng Kisah Ramayana

GUGAT news.com. SUKOHARJO.

Bertempat di sebuah ruangan kosong layaknya bekas pabrik yang 
berada di Kudusan , Gumpang, Sukoharjo, tampak didalamnya hanya ada 2 buah bentangan kanvas 
berukuran 2.15 m persegi yang tampaknya sudah terisi obyek- obyek lukisan wayang, namun belum selesai.


Agung Tatto bersama Irfan asyik menikmati lukisannya.

Bukan hanya itu saja, Beberapa buah cat tembok acrilyc kaleng terpaksa dipakai tempat duduk  masing masing pelukis dan beberapa cat tembok ada di tempat plastik kecil tersebar di berbagai sudut lukisan dekat pelukisnya. Itulah suasana pemandangan lokasi sekilas 4 seniman yang sedang melukis bareng atau kolaborasi, mereka semua tampak serius tidak ada canda tawa sedikitpun .


Elsa yang mahasiswi ISI inipun tak kalah asyiknya dengan kuas lukisnya. Meski 3 Minggu baru kelar.

Siang itu sekitar jam dua GUGAT news com tanpa sengaja melihat dari luar mereka tampak serius melukis,  GUGAT news com pun lalu berusaha menemui mereka yang sedang asyik melukis, salah satunya pelukis bernama 
Salim. Salim yang ternyata berprofesi seorang direktur ASDI ini  menceritakan bahwa karya lukis  yang dibuat bersama ini kisah tentang wayang Ramayana, 


Rehat sebentar sambil sesekali difoto bareng.

Dikarenakan sesuai pengakuannnya, Salim dan para pelukis yang terlibat ini menggemari wayang namun bagi Salim sendiri suka wayang kulit memang sejak kecil. Seniman yang satunya bernama Agung Tatto yang berkomentar “ melukisnya agak sulit karena 
melukis wayang seperti nyungging wayang, padahal satu kanvas ini ada lukisanyan tokoh wayangnya 
lebih dari 4."ujarnya.

Salim menambahkan, bahwa wayang yang dilukis ini adalah kisah Ramayana rencana dibuah 4 buah 
lukisan dengan urut dari kisah satu sampai kisahnya yang ke empat atau ending dari kisah Ramayana. 


Salim pelukis yang lulusan ISI ini lincah dan urut dalam menceritakan kisah Ramayana. Proses melukis 4 lukisan ini hampir sering membuat tidak tidur dan memang perlu waktu dan  pengetahuan khusus  karena melukis wayang ini tidak seperti melukis biasanya . 

2 pelukis yang lain pelukis perempuan bernama Elsa Mahasiswa ISSI Solo Jurusan lukis dan satunya Irwan Prihatno. Karena sudah terlalu sore Salim menambahkan kepada Gugatnews bahwa karya ini bukan untuk pameran tapi ada seseorang pemesan yang rencananya untuk pelengkap sebuah rumah cagar budaya.


Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini Solusi Di Saat Pandemi Covid-19

 pemesan sangat menyukai kisah Ramayananya. Dibalik kegiatan ini Rupanya  4 seniman ini sangat patut diapresiasi sebagai insan Indonesia yang turut melestarikan budaya wayang sekaligus sepertinya sangat patut andai ini dipersiapkan untuk peringatan Hari Wayang Nasional yang jatuh 
pada tangga; 7 November.#Naskah dan foto  : Taufik.


                   °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


Dr Reisha Broto Asmoro Kunjungi Vaksinasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Oktober 24, 2021


 Juru bicara pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Perubahan Perilaku, dr Raisa Broto Asmoro ditemui Pengageng Parintah Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KGPH Dipo Kusuma.

GUGAT news.com. SOLO.

Pagi itu, Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 09.00 WIB, suasana Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang sudah meriah, semarak, semakin bertambah ramai. Apalagi di Bangsal Sasana Sumewa Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, ribuan orang memadati pagelaran yang bersebelahan dengan Pasar Klewer itu. Namun demikian, suasana Prokes Covid-19 senantiasa tetap terjaga. Unsur 3 M terpenuhi. Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer yang disediakan oleh panitia dan Menjaga jarak satu dengan lainnya. Physical distancing serta sosial distancing senantiasa terjaga.

Dokter cantik Raisa Broto Asmoro sebelum sambangi Vaksinasi Massal Keraton, antusias mendengarkan cerita seputar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Pastinya, suasana saat itu Prokes Covid-19, banget. Artinya, semua anjuran tentang pencegahan Covid-19 tertaati semuanya. Apalagi saat itu ada kunjungan resmi dari Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 dan Duta Perubahan Perilaku, dr Raisa Broto Asmoro, ke Bangsal Sasana Sumewa Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang sudah kali keduanya menggelar Vaksin untuk dilakukan terhadap ribuan orang. Memang, semula hanya diperuntukkan bagi mereka yang menjadi abdi dalem, kerabat keraton serta Sentana Ndalem saja, lantaran banyak yang meminta ya akhirnya dibebaskan secara umum. Siapapun boleh mengikuti Vaksinasi Massal Keraton, selama bisa menunjukkan KTP asli sekaligus foto kopinya. Hal inipun juga sudah mendapatkan restu dari Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.

RAy Febri Hapsari Dipo Kusuma, selaku Koordinator Pelaksanaan Sentra Vaksinasi Massal Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Dikonfirmasi kunjungannya ke keraton, dokter cantik selaku juru bicara pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Perubahan Perilaku, dr Raisa Broto Asmoro langsung menjawab "Untuk menghadiri sekaligus melihat secara langsung vaksinasi massal yang digelar oleh keraton dan sekaligus ingin menghaturkan banyak rasa terimakasih kepada beliau Sinuhun Paku Buwono XIII Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang sudah berkenan memfasilitasi kegiatan pemerintahan. Secara pribadi, saya mendukung sekali dan berharap kegiatan ini menjadi inspirasi tersendiri sehingga turut mencontoh kegiatan yang dilakukan oleh beliau Sinuhun PB XIII," tuturnya.

Ditambahkan dr Raisa, kegiatan yang digelar oleh keraton ini perlu diapresiasi dan diikuti oleh berbagai pihak yang bisa menyelenggarakannya. Mengapa demikian? Vaksinasi Massal Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat ini, sesuai dengan apa yang menjadikan himbauan pemerintah. Tidak kurang dari 15.000 orang yang divaksin, namun bukan hanya sekali saja, melainkan sudah kali keduanya digelar vaksin massal dan gratis. Yang dilakukan Keraton Solo ini pastinya perlu didukung semua pihak. Mengikuti anjuran pemerintah agar bisa segera keluar dari Pandemi Covid-19.

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang selalu peduli terhadap rakyat.

Kembali ditegaskan juru bicara pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Perubahan Perilaku ini, meskipun sekarang ini kondisi Pandemi Covid-19 sudah mulai landai, namun kita tetap jangan abaikan Prokes Covid-19. Pemerintah membuat aturan, ya kudu tetap ditaatinya. Apalagi bulan yang akan datang ini, pastinya tidak akan bisa dipungkiri akan terjadi adanya kerumunan disana sini. Hari Natal dan Tahun Baru. Sehingga mulai 24 Oktober ini, setidaknya mereka sudah menjalani VCR. Apalagi mereka yang keluar dari bandara, harus menjalani karantina selama 5 hari.

Untuk anak berusia 12 tahun ke bawah, lanjut dr Raisa, harus bersabar dulu meskipun di beberapa negara sudah ada vaksin untuk anak seusia 12 tahun ke bawah. Hanya di Indonesia yang belum diperkenankan oleh WHO. Masalahnya, belum adanya subyek penelitian yang memadai. Semoga secepatnya ada. Utamanya Prokes Covid-19 harus selalu diterapkan. Bukan hanya orang-orang tua saja melainkan anak juga harus mengikuti Prokes Covid-19. Jangan orangtuanya bermasker, anak-anak nya dibiarkan tidak bermasker. Juga 3 M harus dipatuhi oleh siapapun.

Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini Solusi Di Saat Pandemi Covid-19

Sementara itu, RAy Febri Hapsari Dipo Kusuma selaku Koordinator Pelaksanaan Sentra Vaksinasi Massal Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, mengaku sangat senang sekali dengan kiprahnya keraton yang setidaknya bisa turut apa yang menjadikan keinginan pemerintah, turut mempercepat dengan kondisi pemulihan ekonomi yang kini tengah carut marut. Sehingga dengan digelarnya vaksinasi massal dan gratis, setidaknya keraton turut membantu pemerintah agar ekonomi di tanah air ini segera kembali normal. 

"Alhamdulillah... vaksinasi massal yang digelar oleh keraton ini, sudah melakukan Vaksin tidak kurang dari 120 ribu orang. Untuk vaksin kali pertama tercatat 60 ribu orang di wilayah Solo, Sukoharjo dan Karanganyar, serta Pacitan dan Ponorogo. Nantinya, keraton juga akan menyisir lebih luas lagi. Baik wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bukan hanya untuk mereka yang abdi dalem, sentana ndalem, sekaligus kerabat keraton, melainkan siapa saja tanpa terkecuali. Selama bisa menunjukkan KTP asli dan fotokopi nya saja. Kemarin juga ada mahasiswa Papua yang tinggal di Solo, ya kita vaksin karena ada KTP asli dan fotokopi," jelas RAy Febri Hapsari Dipo Kusuma.

Baik di Ponorogo dan Pacitan, lanjut Nden Ayu Febri, sapaan akrab RAy Febri Hapsari Dipo Kusuma, gelaran vaksinasi massal nya juga sama dengan yang di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Artinya, juga ada tenaga kesehatan, ulamanya, prajurit keraton serta uba rampe sesajian. Sebelum vaksinasi massal digelar, terlebih dahulu kita melakukan wilujengan dengan doa bersama di Pendapa Kabupaten yang juga diikuti Bupati atau Wakil Bupati serta Muspida setempat. Bukan hanya Kulo nuwun, permisi mohon ijin dan restu dari penguasa wilayah saja, melainkan bermunajat mohon Rahmad dan Ridhlo kepada Gusti Kang Murbeng Dumadi Akaryo Jagad, Allah SWT semoga senantiasa lancar dan dimudahkan segala urusannya. #Yani.

                    °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°