Featured Post

FSP-TIM Melalui "Manifesto Cikini 73" Serukan Lindungi Ruang Ekspresi Kesenian

 GUGAT news.com Forum Seniman Peduli - Taman Ismail Marzuki (FSP-TIM) menyerukan agar para pihak ikut menyelamatkan dan melindungi ruang-rua...

FSP-TIM Melalui "Manifesto Cikini 73" Serukan Lindungi Ruang Ekspresi Kesenian

September 27, 2022


 GUGAT news.com

Forum Seniman Peduli - Taman Ismail Marzuki (FSP-TIM) menyerukan agar para pihak ikut menyelamatkan dan melindungi ruang-ruang ekspresi kesenian, seperti Taman Ismail Marzuki (TIM), dan ruang ekspresi lainnya.

Termasuk melindungi Gelanggang Remaja, Taman Budaya, dan Gedung Kesenian di Jakarta, dari penggerusan nilai, marwah, sejarah, kedudukan, tujuan, dan fungsinya, oleh kehendak kapitalistik baik dalam pikiran maupun tindakan. 


Demikian antara lain butir “Manifesto Cikini 73” yang diserukan Tatan Daniel atas nama Forum Seniman Peduli TIM, di acara hajatan "Panjang Umur Perjuangan - Menjaga Marwah Taman Ismail Marzuki" di Jakarta, Jumat lalu (23/09/2022).

“Berikan dan lindungi hak-hak sosial, kultural, dan konstitusional para seniman untuk hidup layak dan berkarya dengan aman, nyaman, mudah, dan merdeka,” tegasnya melanjutkan lima butir pernyataan dan seruan yang dirumuskan oleh Forum Seniman Peduli TIM.


‘Manifesto Cikini 73,’ lanjut Tatan, sebagai respon atas permasalahan yang ditemukan dan dirasakan selama hampir tiga tahun mengawal kebijakan revitalisasi TIM yang dilancarkan oleh Gubernur Jakarta, dan PT Jakarta Propertindo.

Pihaknya juga meminta para pemangku kepentingan melaksanakan amanat Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan secara tegas, dan bertanggung jawab.  Dengan segera menerbitkan perangkat ketentuan pelaksanaan yang komprehensif, untuk dapat dipedomani dan dilaksanakan, baik di tingkat nasional maupun daerah.


Mendesak Pemerintah agar membentuk Kementerian Kebudayaan yang memiliki  kewenangan dan tanggung jawab penuh dalam upaya pemajuan kebudayaan nasional. 

“Berdayakan Dewan Kesenian sebagai perwakilan seniman yang independen. Tidak diarahkan menjadi subordinasi pemerintah. Tidak dikooptasi oleh kekuasaan yang tidak memihak pada kepentingan seniman dan kemaslahatan kesenian,” ujar Tatan.

Manifesto yang disusun bersama pada dini hari di Posko FSP-TIM ini, akan segera disampaikan kepada Presiden Joko Widodo, dan para pemangku kepentingan.


Hajatan "Panjang Umur Perjuangan - Menjaga Marwah Taman Ismail Marzuki" berlangsung hikmat dan meriah. Dipandu aktor Teuku Rifnu Wikana dan seniman Rini Kreet, acara dibuka Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana.

Prosesi hajatan diisi persembahan tari Bali dari Lembaga Kesenian Bali Saraswati pimpinan I Gusti Kompiang Raka. Maestro seni musik tradisional (gamelan) dan tari Bali ini juga turut hadir di Posko #saveTIM.

Acara dilanjutkan dengan penampilan para seniman tradisi dari kelompok Serunai Sumbawa, yang membacakan mantra-mantra mistis, dan memimpin perarakan ke pelataran Teater Besar TIM.


Kali Pepe Land Destinasi Wisata di Desa Banaran Gagaksipat Ngemplak Boyolali 

Hajatan terus bergulir hampir tanpa jeda. Diawali penayangan film pendek tentang perjalanan gerakan moral #saveTIM. Diiringi narasi menggugah oleh Mogan Pasaribu. Dengan gambar dan potongan video kesaksian para tokoh, antara lain Sutardji Calzoum Bachri, Ayip Rosidi, Radhar Panca Dahana, Afrizal Malna, Syahnagra, Maria Darmaningsih, dan lain-lain. 

Puisi teaterikal bertajuk "Perjalanan" digelar oleh Exan Zen, dan kawan-kawan. Berlanjut pentas monolog satire yang jenaka, tapi panas oleh Joind Bayuwinanda dengan menaburkan gepokan duit jutaan 'rupiah' di pelataran.


Cilay Dance Theater melanjutkan pertunjukan dengan bermain bayang-bayang di atas kanvas yang terentang di depan jamban umum melintang di halaman Teater Besar. Tarian bersatu dengan kesibukan Edy Bonetsky yang menoreh-noreh kuas di bentangan kanvas. 

Pertunjukan dilanjutkan dengan kelompok musik "Pandai Api" pimpinan Ibob Su Su, yang juga dikenal sebagai perupa. Lalu Willy Fwi dan kawan-kawan, menggelar dramatisasi puisi “Pada Cikini Raya 73.” 


Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini 

Buyung Surya, aktor teater dan film, yang sezaman dengan Alex Komang, Cok Simbara, dulu, membacakan puisi panjang “Pada Cikini Raya 73” dengan ekspresi yang seakan Buyung Surya ketika muda dulu. Keras, berapi, dan mengejutkan.

Kritik keras lewat pertunjukan teater hikayat disampaikan Agus Nur Amal, atau biasa dikenal sebagai Agus PMTOH. Seniman yang baru pulang dari Jerman, mengisi even “Dokumenta” di sana, mengecam keras penanganan TIM, yang sejak ia kenal di zaman Bang Ali dulu, hingga TIM yang direvitalisasi hari ini. 


Usai Agus Nur Amal, hajatan dipanaskan lagi oleh penampilan kelompok musik Lokal Ambience, pimpinan Mogan Pasaribu. Dalam balutan irama reggae yang indah, kelompok musik ini melantunkan lagu dengan lirik puisi Chairil Anwar, dan puisi Sutardji Calzoum Bachri. 

Di malam kedua Sabtu (24/09/2022), FSP-TIM menghadirkan kelompok seni tradisi Komunitas Ronggeng Deli (KRD). 

“Tampilnya kelompok musik yang sudah berusia 7 tahun ini, diharapkan dapat mengantarkan pesan kuat tentang urgensi merawat dan melindungi kesenian tradisi, di segenap penjuru negeri ini,” terang Tatan Daniel.


Komunitas Ronggeng Deli (KRD) sebelumnya pernah menggoyang panggung musik di Festival Ronggeng Nusantara di Kuningan (Jawa Barat), Festival Kesenian Yogyakarta, Festival Musik Tembi, Festival Payung di Borobudur, dan di Festival Sanur Bali.

“Bahkan ketika KRD tampil di Gedung Kesenian Jakarta, pernah membuat Anies Baswedan semasa menjadi Menteri Kebudayaan ikut berjoget di panggung,” terang Tatan.#Edkato/Yani































Di Semarang Sudah Di Launching Mie Jepang Solo

September 27, 2022


Launching Mie Jepang H.Edi Santosa  (blangkon)  diterima ketua umum APMISO Nusantara Lasiman

GUGAT news.com SEMARANG 

Saat itu, Sabtu 24 September 2022 Bertempat di halaman parkir gedung RRI Jalan Ahmad Yani Semarang, digelar 2000 porsi bakso gratis. 

Ternyata acara ini memang dalam rangka festival Mie Bakso dan bazar UMKM untuk memeriahkan sosialisasi pengukuhan pengurus Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) Nusantara. DPP, DPW dan DPC. Yang dihadiri Menteri Perdagangan  Zulkifli Hasan. Tentunya tidak ketinggalan sebagai KETUA DPC APMISO kota Surakarta yang banyak penjual Mie ayam dan Bakso. 


Salah satu stant Mie ayam adalah milik Ketua APMISO wilayah Solo raya juga Ketua Umum Paguyuban Mie Ayam Tunggal Rasa Indonesia ( PTRI ) adalah H.Edi Santosa. Dengan nama embel embel negara Jepang maka 
sangat membikin penasaran pengunjung atau tamu khususnya warga 
Semarang. 

Hari itu, H. Edi . Santosa mengatakan kepada GUGAT news, kalau 
dirinya selain memenuhi undangan Pengukuhan sekaligus ingin sekaliyan launching MIE JEPANG nya kebetulan agendanya ada bazar Mie ayamnya. 


Agar tidak salah sangka, Edi juga memberi info pengunjung tentang sebenarnya nama Mie Jepang itu hanyalah otak atiknya agar Mie ayam miliknya bisa berfariasi menunya.

Sehingga pengunjung bisa lihat di banner tertulis JEPANG kepanjangan dari JEro PANGsit yang maksudnya didalam mangkuk ada pangsit. Dengan 
polesan nama akan menjadi menarik.

Dan selain launching Mie Jepang Edi juga menyediakan menu karyanya yang dinamakan Mie ayam kuah stik dan Mie 
Hotplate.


Hari itu H.Edi Santosa merasa bangga dan senang launchingnya Mie Jepang 
langsung diterima Ketua Umum APMISO Nusantars, Lasiman dan beliau 
acungkan jempolnya. 

Mengakhiri perjumpaannya Haji Edi yang bertempat tinggal di Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo ini menambahkan kalau dirinya sebagai ketua umum Paguyuban Mie Ayam Tunggal Rasa Indonesia, setidaknya memberi support dan masukkan kepada anggotanya agar selalu kreatif dalam mengolah Mie Ayam menjadi berbeda sehingga masyarakat tidak bosan menikmati menu rakyat Mie Ayam ini. #Taufik / Yani


Kali Pepe Land Destinasi Wisata di Desa Banaran Gagaksipat Ngemplak Boyolali 



















Wakil Walikota Solo Kunjungi Kali Pepe Land

September 27, 2022


Wakil Walikota Solo Teguh Prakoso (merah) dan owners Kali Pepe Land Puspo Wardoyo (kaos hitam)

GUGAT news.com BOYOLALI

Siang itu, Minggu (25/9/2022) sekitar pukul 10.00 WIB, suasana Kali Pepe Land, destinasi wisata terbaru di Banaran, Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali tampak meriah. Ribuan pengunjung penuhi area wisata Kali Pepe yang membelah dua kabupaten, Gawanan, Colomadu, Karanganyar dan Gagak Sipat, Boyolali. 

Puspo Wardoyo owners Kali Pepe Land 

Setidaknya ada 3000 pengunjung dari berbagai daerah di tanah air yang merupakan alumni, wali murid, guru dan siswa siswi yang masih aktif duduk di bangku SMA Negeri 4 Solo. Ya, saat itu bersamaan dengan dies natalis, hari jadi yang ke 72 tahun SMA Negeri 4 Solo. "Tidak kurang dari 3000 pengunjung dari keluarga besar SMA Negeri 4 Solo. Selain pastinya banyak tokoh dan pejabat hadir di Kali Pepe Land. Jadwal nya Wakil Walikota Solo, Pak Teguh Prakoso juga datang," papar Nafisa Putri Zafira, Ketua Panitia 72 tahun SMA Negeri 4 Solo.

Nafisa Putri Zafira Ketua Education Expo And Archipelago 2022 bersamaan 72 tahun SMA Negeri 4 Solo 

Ditambahkan Nafisa Putri Zafira selaku Ketua Education Expo And Archipelago 2022  bersamaan 72 tahun SMA Negeri 4 Solo, sebelum acara dipusatkan di Kali Pepe Land, kegiatan temu alumni dari mereka yang sekarang ini sudah sukses dengan segala profesi mereka masing-masing di gelar di sekolah SMA Negeri 4 Solo yang ada di Jalan Adi Sucipto nomor 1 Manahan, Banjarsari, Solo.

 "Alhamdulillah... dari penuturan mereka para alumni yang telah sukses dari berbagai profesi masing masing, banyak menginspirasi kami siswa siswi yang masih aktif duduk di bangku SMA Negeri 4. Ada pejabat pusat, daerah, TNI -POLRI, dokter, arsitek, BUMN, tokoh masyarakat hingga pengusaha kuliner nasional dengan branded Ayam Bakar Wongsolo nya, Pak Puspo Wardoyo. Oh ya, insyaallah Pak Wakil Walikota Solo Pak Teguh Prakoso juga datang. Pak Puspo Wardoyo dan Pak Teguh Prakoso juga alumni SMA Negeri 4 Solo," ujar Nafisa Putri Zafira, bangga.

Kali Pepe Land Destinasi Wisata di Desa Banaran Gagaksipat Ngemplak Boyolali 

Ternyata apa yang disampaikan Nafisa dan banyak ditunggu tunggu pengunjung dari keluarga besar SMA Negeri 4 Solo serta pengunjung umum pun tak berapa lama datang ke Kali Pepe Land, Wakil Walikota Solo Teguh Prakoso. Pastinya, bisa dipastikan lagi Suasananya Kali Pepe Land semakin meriah, gegap gempita sorak sorai pengunjung yang bersamaan dengan beragam hiburan. 

Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini 

Dari senam pagi, tari tarian, musik beraneka ragam bahkan tidaklah ketinggalan musik keroncong dan gamelan pun digelar hingga pertunjukan Wayang Kulit di siang bolong. Acara yang dimulai dari pukul 06.00-22.00 WIB, berlangsung sangat meriah. Benar benar saat itu suasana Kali Pepe Land marak dengan ribuan pengunjung umum yang membaur dengan keluarga besar SMA Negeri 4 Solo. Apalagi digelar Pasar Tumpah dengan kehadiran ratusan UMKM dari Soloraya, semakin menambah luapan kegembiraan tersendiri di Kali Pepe Land.

Tidak kalah serunya suasana hingar bingar namun tetap familiar dan hangat dengan guyonan yang dilontarkan Wakil Walikota Solo Teguh Prakoso terhadap owners Ayam Bakar Wongsolo Grup yang juga pemilik Kali Pepe Land, Puspo Wardoyo dengan gurauan mengenang masa sekolah. "Pak Puspo ini dulu di sekolah bandel dan jago berantem. Sampai tawuran dengan sekolah tetangga dari STM," ujar Wakil Walikota Solo Teguh Prakoso yang alumni SMA Negeri 4 Solo tahun lulusan 1980.

Tak pelak, suara tawa bersamaan pun tumpah dengan gurauan Wakil Walikota Solo itu yang juga ditanggapi langsung oleh pemilik Kali Pepe Land, Puspo Wardoyo turut tertawa lepas. Tidak bisa mengelak, Puspo Wardoyo pun mengakui apa yang disampaikan adik kelas nya itu dengan terus saja tertawa tawa. "Yah... itulah masa muda, masa sekolah yang banyak mempunyai kenangan manis,"jawab Puspo Wardoyo yang merupakan alumni SMA Negeri 4 Solo tahun lulusan 1977. # Yani.











Ketoprak Remaja Tampil Memukau Di Makamhaji

September 26, 2022


Akhir cerita ketoprak remaja Joko Bodo sedang menadihati ayah putri sorang raja yang sombong.

GUGAT news.com SUKOHARJO

Sabtu 24 September 2022 mulai pukul 19.30 WIB ratusan remaja yang tergabung di Karang Taruna se Desa Makamhaji tampak berkumpul di balai Desa Makamhaji, Kartasura, Kabupaten 
Sukoharjo . 


Live musik grop band  karang Taruna Wijaya Muda Makamhaji.

Sebagian diantara mereka ada yang memakai seragam ala pelajar SLTA 
dengan putih bawah abu-abu. Suasana hari itu tampak seperti suasana dunia 
anak muda apalagi panggung yang permanen di Balai desa itu ada live musik dari grop Band Taruna Remaja Muda Makamhaji dengan  
mengumandangkan lagu masa kini.

Kepala Desa Makamhaji Agus Purwanto, SE yang pada kesempatan itu juga ikut 
memakai seragam ala pelajar SLTA mengatakan, " Bahwa kegiatan berkumpulnya karang Taruna ini adalah dalam rangka pelantikan pengurus baru Karang Taruna Wijaya Muda Desa Makamhaji," terangnya.


Suasana Balai Desa saat pelantikan Karang Taruna Desa Makamhaji

Dan ditambah pada saat itu ada launching berdirinya Posyandu remaja di desa Makamhaji. Lurah Agus Purwanto,SE yang sempat ditemui GUGAT news, mengatakan "Jikalau 
dirinya akan terus mensuport kegiatan Karang Taruna ini karena ternyata 
mereka banyak yang bertalenta seni, akan kami fasilitasi kegiatan Karang Taruna termasuk pentas ketoprak yang diharapkan bisa diagendakan pentas di Balai Desa Makamhaji,"

Harapan dari orang nomor satu di Makamhaji itu sepertinya tidaklah berlebihan jika secara keseluruhan ia berharap akan semua remaja Desa Makamhaji bisa maju dan selalu bersatu.


Camat Kartasura danLurah Desa Makamhaji serta Ketua BPD Desa Makamhaji

Launching hari itu hadir beberapa undangan diantaranya Drs. Joko Miranti 
Bapak Camat Kartasura , dr. Heni Kepala Puskesmas Kartasura, Ibu Yasnalita 
Ketua TP-PKK Kecamatan Kartasura, Ibu Silvy Nuriya Maharani, Amd Ketua TPPKK Desa Makamhaji, Kepala Desa Gumpang, Haryono Subagyo Ketua BPD 
Makamhaji, serta Ketua RT dan RW seluruh desa Makamhaji.

Reza Rifai dalam ungkapanya didepan semua Karang Taruna yang hadir bahwa Karang Taruna Wijaya Muda Makamhaji ini agar menjadi wadah solidaritas 
sehingga bisa berkreatifitas bareng-bareng, maju bareng –bareng demi 
kemajuan desa Makamhaji.


Potensi dari Karang Taruna ini yang ditampilkan pada kegiatan ini ada live 
musik, tarian dan pertunjukan ketoprak humor ala Remaja dari Karang Taruna 
Muda Mudi Gambiran atau Kramudiga. Pertunjukan patut dipuji, pasalnya dengan latihan waktu yang sangat singkat ini hasilnya cukup menghibur para tamu bahkan membuat mereka semua tertawa .

Tentang ceritanya diambilkan dari kisah Joko Bodo seorang yang buruk rupa
serta tidak cerdas alias bodoh sekali, namun dalam kisahnya Joko Bodo tanpa 
sengaja berhasil menyelamatkan putri Raja dari kekuasaan raksasa. Sesuai 
dalam lomba yang dijanjikan hadiahnya adalah sang putri. 


Namun ternyata sang putri dan raja berbalik sangat berat menerimanya bahkan berkata menyakitkan akibat keadaan Joko Bodo. Namun apa yang terjadi akhirnya Joko Bodo yang semula berpenampilan sangat buruk berubah menjadi ksatria yang tampan.

Pada kesempatan akhir cerita itu peran Joko Bodo digantikan oleh Agus Purwanto, SE Kepala Desa Makamhaji. Disaat itulah pesan Bapak Kepala 
Desa melalui dialognya yang berpesan kepada Ayah sang putri dimana adalah 
seorang raja yang sombong. 


Diantara Pesan Joko Bodo yang disampaikan kalau jadi pemimpin jangan berbuat sewenang – wenang dengan menyalah gunakan jabatannya , yang harus dijaga seorang pemimpin harus memegang amanah . 

Dari banyak pesan yang disampaikan cerita lakon Joko Bodopun 
selesai sudah. Usai Penampilan live Ketoprak remaja ini dua MC pun 
mengakhiri kegiatan dan dilanjutkan foto bersama-sama dengan Kepala Desa 
Makamhaji dan tamu undangan.# Taufik/ Yani


Kali Pepe Land Destinasi Wisata di Desa Banaran Gagaksipat Ngemplak Boyolali 



















Sruti Respati Ramaikan Kali Pepe Land

September 25, 2022


 Sruti Respati berbincang-bincang dengan ownernya Kali Pepe Land, Puspo Wardoyo.

GUGAT news.com BOYOLALI 

Kali Pepe Land Destinasi Wisata terbaru di Desa Banaran, Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali milik pengusaha Kuliner Ayam Bakar Wongsolo Grup, Drs H Puspo Wardoyo, saat itu Minggu (25/9/2022) benar benar meriah dan marak sekali. Setidak nya tidak kurang dari 3000 pengunjung padati wisata edukasi yang ada di Sungai atau Kali Pepe. Belum lagi dari pengunjung umum yang
memenuhi stand stand UMKM dari seluruh seluruh penjuru Soloraya pada setiap hari Minggu nya. 


Wakil walikota Solo Teguh Prakoso ( merah) dan Puspo Wardoyo (hitam)

Bisa dipastikan lagi, lebih dari 5000 pengunjung hilir mudik lalu lalang di seputar area Kali Pepe Land. Pastinya, dari hari Minggu pagi mulai pukul 06.00 hingga 22.30 tidak kurang dari 3000 pengunjung yang berasal dari berbagai daerah di tanah air ini tumplek blek di Kali Pepe Land. Mereka berdatangan sebagai alumni, wali murid, guru dan siswa siswi yang masih aktif duduk di bangku SMA Negeri 4 Solo. Ya, mereka berdatangan ke Kali Pepe Land untuk memperingati 72 tahun SMA Negeri 4 Solo.


Kali Pepe Land Destinasi Wisata di Desa Banaran Gagaksipat Ngemplak Boyolali 

Bisa dipastikan lagi, warna warni profesi dan jabatan ada di Kali Pepe Land saat itu. Baik pejabat pemerintah pusat, daerah, TNI -POLRI, dosen, dokter, arsitektur, BUMN, pengusaha beraneka ragam termasuk pengusaha kuliner nasional hingga artis dan tokoh masyarakat semua ada. Bahkan Teguh Prakoso Wakil Walikota Surakarta juga hadir sebagai alumni SMA Negeri 4 Solo tahun lulusan 1980.


Yang ternyata owners, pemilik dari destinasi wisata terbaru di Boyolali ini juga bagian dari alumni SMA Negeri 4 Solo tahun lulusan 1977, termasuk diantaranya Sruti Respati sekalipun bukan alumni ternyata merupakan mantan guru dari SMA yang ada di Jalan Adi Sucipto nomor 1 Manahan, Banjarsari, Solo itu. Sebagai seorang artis musik keroncong, Sruti Respati pun turut meramaikan suasana 72 tahun SMA negeri 4 Solo di Kali Pepe Land.


Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini 

Dikonfirmasi akan keberadaan destinasi wisata Kali Pepe Land, Sruti pun berujar singkat," Kali Pepe Land bukan hanya destinasi wisata saja, melainkan banyak kelebihan Kali Pepe Land jika dibandingkan dengan lokasi wisata lainnya. Sangat dahsyat dan bagus sekali untuk mengilhami mereka para remaja dan anak anak muda berkreasi. "Kali Pepe Land Instagramable dan Pak Puspo memang siiiiplah," ujar Sruti Respati tersenyum seraya menambahkan jika bapaknya merupakan teman Pak Puspo.


Saat itu pula, omongan Sruti Respati ditanggapi pemilik 270 outlet Ayam Bakar Wongsolo Grup yang bertebaran di seluruh tanah air, Malaysia dan Jeddah Arab Saudi dengan jawabannya yang mengiyakan. "Benar Mbak Sruti ini Putri dari teman saya, Pak Joko dalang. Saya kenal sekali dengan orangtuanya. Ya sudah, kapan kapan kita undang nyanyi lagi di Kali Pepe Land juga keponakannya Woro, nanti kita tanggap mendalang, wayangan di Kali Pepe Land," tawar Puspo Wardoyo yang langsung di jawab Sruti Respati dan keponakan nya Woro dengan spontan"Ya". #Yani