Hari ini Keraton Kasunanan Surakarta Gelar Wilujengan Kiblat Sekawan Ke Parang Kusumo

Juli 06, 2025
Minggu, 06 Juli 2025


 Dikawal pasukan bergodo Tantama ritual sakral Wilujengan Kiblat Sekawan Ke Parang Kusumo, Laut Kidul hari ini diberangkatkan dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Foto : Yani

GUGAT news.com SOLO

Setelah sehari sebelumnya ritual sakral Pat Jupat Limo Pancer yang dimulai dari wilujengan Kiblat Sekawan caos dahar sedaji ke Gunung Lawu, masuk wilayah Kabupaten Karanganyar, selanjut tak berselang lama, sekitar dua hari kemudian barulah dilanjutkan Wilujengan Kiblat Sekawan Labuhan Ke Parang Kusumo, Laut Kidul, Bantul, Yogyakarta. Keesokan harinya atau berselang beberapa hari dilanjutkan dengan Wilujengan Kiblat Sekawan, Gunung Merapi, barat, Boyolali dan Utara Alas Krendowahono, Karanganyar.

Sayangnya, saat hendak berangkat labuhan ke Parang Kusumo dengan mengendarai mobil truk Kepolisian dari Brimob, beberapa abdi dalem yang GUGAT news temui, tiada satupun yang bersedia untuk memaparkan barang sesaji apa saja yang hendak dilarung, di labuh ke Laut Selatan. Termasuk mereka para Sentana Ndalem pun tiada berkenan untuk menyampaikan benda apa saja yang hendak dilabuh. Kabarnya, baik abdi dalem mau pun Sentana Ndalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, pamali, tabu untuk mengutarakan di depan umum.

Konsultan Spiritual Islam Solusi Segala Problema, Nikah Siri, Rukyah dll. Hub : A.A.Yani. Perumahan Pondok Baru Permai Blok K nomor 44 RT08 RW 12 Gentan, Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. 081325995968

"Kulo mboten wantun kagem ngendikaaken wujud barang Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat ingkang lajeng dilabuh (Saya tidak berani untuk mengatakan bentuk barang milik Sinuhun PB XIII Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang akan dilabuh di laut selatan," ujar salah satu abdi dalem yang sudah bersiap naik truck Brimob menuju Parang Kusumo.

Bahkan salah satu Sentana Ndalem yang ditemui GUGAT news, Kanjeng Raden Haryo Tumenggung (KRHT) Aris, juga menolak untuk menyebutkan barang milik Raja PB XIII yang akan dilabuh. Kabarnya, menyampaikan barang atau benda apa saja milik PB XIII yang akan dilarung di Parang Kusumo berkaitan dengan Wilujengan Kiblat Sekawan Parang Kusumo. Selain tabu, dikhawatirkan nanti akan membawa dampak kurang bagus bagi yang berani menyebutkan barang milik Sinuhun PB XIII yang akan di labuh.

Bukan tanpa alasan, jika abdi dalem serta Sentana Ndalem tidak berani mengatakan sesaji apa saja yang hendak dilabuh. Bisa jadi, memang mereka benar-benar tidak mengetahui wujud sesajian yang tertutup rapat di atas baki dengan kain beludru berwarna merah menyala itu sebagai penutup nya. Bukan hanya itu saja, belasan baki sesaji itupun yang membawa khususnya abdi dalem putri. Pastinya ada pengawalan tersendiri dari mulai keluar Kori Kamandungan hingga masuk ke dalam mobil khusus pembawa sesajian.

"Bukan hanya sesajian Wilujengan Kiblat Sekawan Labuhan saja yang pamali, pantangan untuk diceritakan kepada orang-orang di luar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, tanpa terkecuali nama nama tombak pusaka leluhur yang hendak dikirab dalam acara ritual Mapak, menjemput datangnya bulan Syura atau malam 1 Syura. Karena itu semuanya langsung dawuh ndalem atau perintah Sinuhun PB XIII, sehingga kami disumpah agar tidak mengatakan jenis sesajian. Pastinya, biar terhindar dari halat atau naas, sial," pungkas KRHT Aris. #Yan 1

Thanks for reading Hari ini Keraton Kasunanan Surakarta Gelar Wilujengan Kiblat Sekawan Ke Parang Kusumo | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

TERKAIT

Show comments
Hide comments

0 Comments on Hari ini Keraton Kasunanan Surakarta Gelar Wilujengan Kiblat Sekawan Ke Parang Kusumo

Posting Komentar