Perjuangan Wali Songo Indonesia Kota Surakarta Adakan Tahlil Ageng Doa Leluhur
GUGAT news.com SURAKARTA
Mengembalikan budaya Jawa agar tidak hilang, pastinya adalah tugas kita bersama, hal ini seiring dengan perkembangan technologi masuknya budaya asing hampir menjadi suguhan anak-anak kita.
Bisa terjadi kalau tanpa kepedulian nguri-uri budaya Jawa kedepannya anak- anak kita tidak mengenal sadranan, Ruwahan atau budaya Jawa lainnya. Pesan inilah yang disampaikan Sudrajat Kentas Pribadi Pimpinan Daerah Perjuangan Wali Songo ( PWI) Kota Surakarta dalam acaranya ,Tahlil Ageng Doa Leluhur di Jalan Gringsing Jantirejo RT 01 RW 13 Kalurahan Sondakan , Kecamatan Laweyan, Surakarta.
Ada 30 warga yang hadir dan diantaranya beberapa ibu-ibu. Sudrajat Kentas Pribadi Selain menjabat Ketua PWI Kota Surakarta juga sebagai warga setempat berharap kepada warga kegiatan Ruwahan dengan Tahlil doa leluhur ini bisa menjadi agenda tahunan , hal ini dalam usahanya bertujuan silaturahmi juga untuk nguri- uri atau melestarikan budaya Jawa.
Menariknya dalam kegiatan ini Usai kegiatan Tahlil dan doa ada selingan lagu-lagu tembang Jawa yang diiringi kendang dan rebana termasuk penyajian makanan nasi liwet yang dibentuk tumpengan, kemudian dibagikan dengan cara dipincuk ( piring pakai daun ). Sedikit banyak dalam kegiatan itu lebih diusahakan bernuansa Jawa. Mengakhiri kegiatan Tahlil doa leluhur adalah ramah tamah sebagai bentuk srawung antar tetangga.#F1Q







