iklan



FOKUS

Iedul Fitri 1447 H Di Negeri Seribu Gurun


Askar ( tentara) memantau kontraflow antara yang mau keluar dan Masuk Masǰjdx̌l haram saat hari raya. Foto : Fatma

GUGAT news. com MEKKAH

Suara Takbir berkumandang di negeri kita biasanya menandakan berakhirnya Bulan Suci Ramadhan dan esok hari 1 Syawal telah menandai hari yang Fitri.

Namun di negeri seribu gurun atau yang kita kenal dengan Saudi Arabia, suasananya jauh berbeda. Jika di Indonesia ramainya gema takbir menandakan bahwa esok hari adalah Idul Fitri, disini di tanah haram ditandai dengan cahaya suar yang membelah langit Makkah. Tugu Tower Jam akan menyala dengan terangnya dan Lafadz Allah akan semakin terang dengan cahaya hijau yang indah.

Jamaah umroh dari berbagai negara akan bersorak, bahkan ada daerah luar yang berteriak atau bersorak bagaikan suku Indian Australia yang hendak berpergian.
Sorak sorei mereka menyambut Idul Fitri bak pemandangan riang.

 Masjidil Haram penuh sesak dengan jamaah umroh yang ingin menjalankan sholat Isya terakhir di bulan suci Ramadhan Kareem. 
Semua sisi masjid dari area Ka'bah hingga lantai 3, tempat tawaf dan Roftop penuh sesak. Pelataran hingga jalan utama sepanjang 4 km penuh dengan jamaah umroh yang merayakan malam Idul Fitri yang penuh khidmad.

Pertanyaan yang timbul apakah ada takbiran.. Jawabnya *Ada* tapi menjelang Sholat Idul Fitri tapi lebih khidmad. Jika ingin sholat Ied di Masjidil Haram harus berangkat jam 1 dini hari agar masih bisa masuk ke area Masjidil Haram. Ketika sampai di Masjidil Haram sudah tersedia berbagai macam hidangan yang diperuntukan bagi jamaah yang ikut sholat Ied (meskipun tidak semua terbagi)


Kondisi jalan keluar dari Masjidil Haram setelah sholat idul fitri 20 Maret. Full.

Setelah pukul 4 dini hari Adzan Sholat Lail berkumandang dan dilanjutkan takbir yang khidmad dan merasuk di sanubari.
Takbir berlanjut hingga Adzan Subuh berkumandang dan Sholat Subuh berjamaah dilakukan. Selesai sholat subuh banyak jamaah mulai menyerbu hidangan khas lebaran di Masjidil Haram sambil mendengarkan Takbir.

 Setelah waktu Suruq tiba, Sholat Idul Fitri dilakukan sebanyak 2 rakaat dengan 7 takbiratul ihram dengan suasana khidmad oleh bacaan Ayat Suci Al-Qur'an yang begitu merdu dan merasuk di kalbu, membawa rindu yang pasti dirasakan oleh semua Jamaah untuk kembali lagi tahun depan.

Keluar dari Masjidil Haram menjadi cerita tersendiri karena penuh sesaknya jamaah hingga khotbah ke 2 diberikan. Rangkaian sholat Idul Fitri dan khotbah akan selesai kisaran pukul 07.30. Dan disinilah semua Jamaah kembali dan semua Askar (Tentara dan Polisi) kembali dari tugas menjaga lalu lintas orang ke Masjidil Haram. 

Pemandangan yang hanya bisa ditemui di hari Idul Fitri saat tugas para ujung tombak Masjidil Haram selesai.
Acara maaf - maafan memang hanya ada di Indonesia. Selesai Sholat keluarga di Arab Saudi biasanya akan makan-makan bersama dan mereka akan tidur di siang hari hingga menjelang Magrib tiba. Tidak ada acara anjang sana atau kunjungan keluarga. Jadi tertarik untuk merayakan Idul Fitri di Tanah Haram (Tanah Seribu Gurun)? 

(Fatma, Makkah)





 

BACA JUGA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1











Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close