iklan



FOKUS

Oreo Berbagi Seru Perkuat Kolaborasi Guru, Orang Tua dan Komunitas di Purworejo


 GUGAT news. com PURWOREJO

 Program "OREO Berbagi Seru" hadir di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Program ini mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui pembelajaran yang menyenangkan.

OREO bekerja sama dengan Indonesia Mengajar dalam menjalankan program tersebut. Kegiatan ini melibatkan guru, orang tua, dan komunitas pendidikan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif dan bermakna bagi anak-anak.

Program ini menjangkau 738 siswa sekolah dasar di Purworejo. OREO juga menyalurkan berbagai alat belajar yang mendukung kemampuan literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris melalui metode belajar sambil bermain.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M., menyambut baik program tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan memerlukan dukungan semua pihak, tidak hanya pemerintah.

Ia menjelaskan bahwa program "OREO Berbagi Seru" sejalan dengan visi "Purworejo Berseri" yang menitikberatkan pada peningkatan daya saing sumber daya manusia melalui pendidikan. Yudhie menilai alat-alat belajar yang diberikan OREO sesuai dengan prinsip pembelajaran mendalam. Alat tersebut membantu guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan anak.

Marketing Director Mondelēz Indonesia, Anggya Kumala, mengatakan OREO memandang pendidikan sebagai investasi penting bagi masa depan bangsa. Karena itu, OREO terus menjalankan program sosial yang mendukung dunia pendidikan.

Menurut Anggya, pembelajaran yang menyenangkan dapat meningkatkan rasa percaya diri anak. Anak juga menjadi lebih berani bertanya, bereksplorasi, dan mengembangkan potensinya.

Tahun ini, program "OREO Berbagi Seru" hadir di tujuh provinsi, yaitu Banten, Jawa Barat, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Program tersebut menargetkan 7.000 siswa sebagai penerima manfaat.

Di Purworejo, OREO menyalurkan 270 alat belajar. Bantuan itu akan digunakan oleh 738 siswa sekolah dasar.

Selain itu, OREO menggelar pelatihan bagi guru, orang tua, dan komunitas pendidikan. Kegiatan tersebut berlangsung pada 4-7 Juni 2026.

Sebanyak 37 guru, 70 orang tua, dan 29 anggota komunitas mengikuti pelatihan tersebut. Para peserta mempelajari berbagai metode pembelajaran kreatif yang dapat diterapkan di sekolah maupun di rumah.

Guru SDN Kalikotes, Barokah, mengaku senang melihat antusiasme siswa saat menggunakan alat belajar tersebut. Menurutnya, anak-anak belajar dengan lebih semangat dan gembira.

Sementara itu, perwakilan orang tua siswa, Sinta Surondari, mengaku memperoleh banyak inspirasi dari pelatihan tersebut. Ia menyadari bahwa proses belajar yang menyenangkan sangat penting bagi perkembangan anak.

Melalui program ini, OREO ingin membentuk "Generasi SERU", yaitu generasi yang Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul. Karakter tersebut diharapkan menjadi bekal anak-anak dalam menghadapi tantangan masa depan.

Masyarakat juga dapat mendukung program ini melalui pembelian produk OREO. Sebagian keuntungan penjualan akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan program "OREO Berbagi Seru".

Anggya berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, guru, orang tua, dan komunitas dapat terus diperkuat. Menurutnya, kerja sama tersebut akan membantu menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.#TOR



BACA JUGA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1











Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close