Sanggar Tari Ngrayung Dekatkan Masyarakat Dengan Patilasan Keraton Pajang
GUGAT news. com SUKOHARJO
Perkembangan Patilasan Kraton Pajang yang ada di Sonojiwan RT 01 RW 22 Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo akhir akhir ini seperti agak berbeda dari yang ada selama ini anggapan sebagian masyarakat. Bukan lagi dianggap tempat sakral , penuh misteri atau sebagai tempat musrik bagi pendapat sebagian orang.
Hal ini sejak ada kegiatan belajar menari tiap hari Selasa sore yang bertempat di sekitar lokasi Patilasan Kraton baik di pendopo maupun halaman. Kegiatan menari ini membuat masyarakat sekitarpun mulai berdatangan dari anak-anak, remaja bahkan para orangtua.
Selain dari anggota keluarga para peserta latihan menari yang hadir di lokasi juga banyak beberapa masyarakat yang ingin melihat kegiatan latihan menari. Pengurus Patilasan Kraton Pajang yang diketuai Eko Suparnao,SP sangat berterima kasih pada Rini Kristinawati S.Pd yang memanfaatkan Patilasan kraton Pajang sebagai tempat kegiatan latihan menari karena dampaknya kedepan sangat luar biasa bagi masyarakat umum harapannya di Patilasan bukan menjadi tempat menari saja tetapi kegiatan lain khususnya melestarikan budaya jawa seperti pawiyatan krida basa , latihan tembang mocopat bahkan kalau bisa tempat latihan Karawitan.
Wartana atau Wewek salah satu warga setempat dan anggota Pengurus patilasan sekaligus bagian dari Trisno Budaya sangat mendukung sekali kalau Patilasan kraton Pajang menjadi tempat pengembangan tradisi dan budaya Jawa. Wartana menambahkan perlunya sekali peran Kepala Desa terhadap pengembangan Patilasan Kraton Pajang yang harapannya menjadi asset wisata , aset budaya yang membawa nama Desa Makamhaji.
Ngrayung adalah nama sanggar tari di Patilasan yang launching hari Selasa 14 juli 2026 dengan diawali kegiatan menari bersama yang dihadiri Kepala desa Makamhaji, Pengurus RT dan RW setempat dan beberapa tokoh masyarakat. Mudah-mudahan Ngrayung yang berarti nglumpuk yang dilambangkan jari merapat 4 ini menjadi kenyataan Patilasan Kraton Pajang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Desa Makamhaji.#F1Q






