iklan



FOKUS

Peringati Harlah Ke 76 Fatayat NU, PC Fatayat NU Sukoharjo Bersama Yayasan Daarun Faalahi Santuni 54 Anak Yatim di Bulan Muharram


 GUGAT news. com 

Penulis : Mella Puritiara_


Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Sukoharjo berkolaborasi dengan Yayasan Daarun Nuriil Faalahi menggelar Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat NU di Yayasan Daarun Nuriil Faalahi Gatak Sukoharjo pada Ahad, 21 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sekaligus meneguhkan semangat pengabdian Fatayat NU kepada masyarakat.

Bertepatan dengan bulan Muharram, salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam, kegiatan ini menghadirkan kebahagiaan bagi 54 anak yatim melalui pemberian santunan yang berasal dari dukungan para donatur, dermawan, serta sahabat Fatayat NU.

Ketua Yayasan Daarun Nuriil Faalahi, Citra Dewi Nursaniah, S.Sos menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dalam kegiatan tersebut.

"Kolaborasi ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Semoga santunan yang diberikan dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan menjadi penyemangat bagi kita untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Sukoharjo, Siti Muslimah, M.Pd.I, menegaskan bahwa Harlah Fatayat NU harus dimaknai sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan khidmah organisasi.

"Usia 76 tahun menjadi pengingat bahwa Fatayat NU harus terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui penguatan kaderisasi, tetapi juga aksi nyata yang menyentuh mereka yang membutuhkan. Menyantuni anak yatim di bulan Muharram ini menjadi salah satu bentuk cinta dan kepedulian yang ingin terus kami hidupkan," tuturnya.

Mewakili Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukoharjo, Wakil Ketua PCNU H. Sofwan Faizal Sifyan menyampaikan kisah yang menyentuh tentang keteladanan Rasulullah SAW dalam memuliakan anak yatim.

Dalam sambutannya, ia mengisahkan peristiwa yang sering dijadikan teladan tentang kasih sayang Rasulullah kepada anak-anak yatim.

"Dikisahkan, pada suatu hari raya Rasulullah SAW melihat anak-anak Madinah bermain dengan riang mengenakan pakaian baru. Namun, beliau melihat seorang anak yang duduk menyendiri dengan wajah sedih. Rasulullah mendekatinya dan bertanya mengapa ia tidak ikut bergembira bersama teman-temannya."

Anak tersebut kemudian mengungkapkan kesedihannya.

"'Ayahku telah gugur dalam peperangan bersama Rasulullah. Ibuku telah menikah lagi dan aku tidak memiliki pakaian baru seperti anak-anak yang lain.' Mendengar itu, Rasulullah SAW begitu terharu. Beliau lalu berkata, 'Tidakkah engkau ridha jika aku menjadi ayahmu?' Seketika anak itu bergembira dan pulang bersama Rasulullah untuk diberi makan serta pakaian yang layak."

Menurut H. Sofwan Faizal Sifyan, kisah tersebut mengandung pesan mendalam bahwa perhatian kepada anak yatim tidak berhenti pada bantuan materi semata.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan Muharram sebagai momentum memperbanyak amal kebajikan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan hadrah dilanjutkan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathon, dan Mars Fatayat NU, tahlil singkat, sambutan-sambutan, serta prosesi simbolis pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas peringatan Harlah ke-76 Fatayat NU.

Pada prosesi tersebut, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Sukoharjo menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukoharjo dan Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Sukoharjo sebagai simbol penghormatan, sinergi, dan eratnya kebersamaan antarbadan otonom Nahdlatul Ulama dalam mengemban khidmah kepada umat.

Kemudian acara dilanjutkan dengan santunan kepada 54 anak yatim, serta Mau'idhoh Hasanah yang disampaikan oleh Ustadzah Ririn Setyowati, M.Pd., dari Mojogedang, Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.

Melalui peringatan Harlah ke-76 ini, PC Fatayat NU Kabupaten Sukoharjo berharap semangat kepedulian sosial, khususnya terhadap anak yatim, terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, memuliakan anak yatim bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bagian dari meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi semesta.



BACA JUGA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1











Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close