Kali Pepe Land Apresiasi Kegiatan Budaya Batik
Syabiq Abu Bakar salah satu putra owners Ayam Bakar Wongsolo grup yang sangat peduli dengan budaya. Foto : Yani
GUGAT news. com SURAKARTA
Setelah sebelumnya turut melihat secara langsung kegiatan kebudayaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dengan ritual sakral nya, sambut datang nya malam tahun baru 1 Syuro beberapa hari lalu, dan ditambah telah beberapa kali pula bermain sekaligus melihat suasananya Kampung tertua di Kota Solo, Kampung Batik Laweyan, adalah Sabiq Abu Bakar salah satu putra dari Puspo Wardoyo, owners ayam Bakar Wongsolo grup mulai mengenal sekaligus peduli dengan kegiatan budaya.
Sehingga tidak salah lagi, kalau malam itu, Sabtu (26/7), Mas Abu panggilan akrab Sabiq Abu Bakar berkenan menghadiri acara puncak Festival Umbul-umbul Kampung Batik Laweyan di salah hotel berbintang di Kampung Batik Laweyan sampai selesai masalahnya acara gelar budaya Festival Umbul-umbul Batik Laweyan. "Acaranya bagus sekali, sehingga perlu dilestarikan dan diperkenalkan kepada mereka tentang apa itu batik dan sejarah nya kepada anak-anak muda, " tegas Mas Sabiq seusai melihat acara malam puncak Festival Umbul-umbul Batik Laweyan.
Menariknya, sebagai konsekuensinya peduli terhadap kebudayaan Solo, Mas Abu saat itu berjanji bukan hanya saja melihat melainkan mau ikut secara langsung apa yang menjadi agenda kegiatan-kegiatan budaya yang digelar oleh Keraton. Bukan hanya itu saja, Wongsolo grup dengan branded Ayam Bakar Wongsolo, founder makanku makanan sehat siap saji masa kini yang merupakan menu jamaah haji dan umrah di Mekkah, bisa dipastikan lagi akan selalu mendukung suport dengan turut mensponsori giat budayanya.
Seperti pada event malam ini, giat Festival Umbul-umbul Batik Laweyan, kehadirannya pada malam puncak acara Festival Umbul-umbul Batik Laweyan tersebut merupakan bagian bentuk peduli sekaligus wujud suport donasi untuk kegiatan-kegiatan yang mendukung terselenggaranya event Festival Umbul-umbul Batik Laweyan. Bukan hanya itu saja, bahkan Mas Abu bakar berkenan untuk suatu saat nanti acara yang berkaitan dengan budaya batik bisa di gelar di Kali Pepe Land.
"Boleh lah, suatu saat nanti kegiatan budaya semacam Batik ini diselenggarakan di Kali Pepe Land untuk memperkenalkan Batik milik Indonesia ini mendunia dan banyak dikagumi di luar negeri sekaligus untuk menjadikan Batik mainded terhadap generasi mudanya. Kali Pepe Land apresiasi tersendiri untuk kegiatan budaya dari Kampung Batik Laweyan juga kegiatan budaya lainnya, " pungkas Mas Sabiq Abu Bakar, tersenyum. #Yani.





