Joko "Paloma" Santosa Peduli Corona Covid-19

April 11, 2020
Sabtu, 11 April 2020
Warga masyarakat Kabupaten Sukoharjo hanya berharap kepada Joko "Paloma" Santoso akan perubahan Sukoharjo. Warga Sukoharjo merasa yakin, hanya dialah yang mampu memakmurkan Sukoharjo dalam arti sebenarnya. Bukan Makmur hanya slogan belaka. Foto: Achmad.
-----------------------------------------------GUGAT86.com. Sukoharjo. Bukan tanpa alasan, jika warga Sukoharjo banyak berharap kepada Calon Bupati Kabupaten Sukoharjo ini, Joko "Paloma" Santoso. Pasalnya, meski Pilbup Sukoharjo untuk tahun ini terpaksa ditunda, bukan berarti harus berdiam diri tanpa berbuat sesuatu untuk warga yang bakal dipimpinnya. Hal itulah yang dilakukan Joko "Paloma" Santoso, sosialisasi sekaligus menjalin tali silaturahmi dalam situasi pandemi Corona Covid-19.
     Kepada GUGAT86.com yang menjumpai di rumahnya di daerah Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, Joko "Paloma" Santoso mengungkapkan jika selama pandemi Virus Corona Covid-19 ini, selain diri dan keluarganya senantiasa menjaga kesehatan agar tidak terpapar, tetap saja sebagai calon pemimpin kudu melakukan koordinasi dengan relawan dan pendukungnya. "Kami tetap solid dan terjaga. Calon Bupati, relawan dan pendukungnya,"papar Paloma, sapaan karib Joko Santoso.
     Seperti pagi itu, Sabtu (11/4) di ruang tamunya, Paloma tengah memberikan instruksi kepada salah satu tim pemenangannya dari wilayah Kecamatan Nguter. Dalam pembicaraannya, Paloma menghendaki apapun situasi dan kondisi yang tengah terjadi di Tanah Air meski sedang ada wabah, tetap eksis. "Diam namun tetap beraksi. Hanya saja, tidak perlu frontal, show off force, unjuk kekuatan, tidak perlu. Santai tapi tetap serius,"tegas Paloma.
     Bisa jadi, masih menurut penuturan Paloma, Pilkada Sukoharjo ataupun di daerah lain tetap akan diundur pelaksanaannya. Mungkin bulan Desember tahun ini, atau Maret 2021 atau bahkan September 2021, selama satu tahun sekalian jenjang waktunya. Untuk mengisi kekosongan waktu yang seharusnya dipakai kampanye dan sosialisasi, Paloma pun menggunakan waktu seefisien mungkin. " Kami terkoordinir rapi dan terkendali."
     Sebagai bukti, meski belum mencakup 12 wilayah kecamatan di Sukoharjo, pihaknya telah melakukan sosialisasi bagi warga. Dari penyemprotan disinfektan, bagi bagi hand sanitizer serta masker sudah dilakukan. Ribuan hand sanitizer, masker hingga bahan baku disinfektan untuk disemprotkan ke perkampungan warga sudah dikerjakan. "Bahkan bagi warga yang kurang mampu, bukan hanya masker dan hand sanitizer saja, sedikit ada sembako," jelas Paloma tanpa bermaksud riya'.
     Masalah pembagian bahan penanggulangan wabah Virus Corona, memang Calon Bupati Sukoharjo ini tidak terjun langsung, melainkan diurus oleh tim dan relawan. Bukan tanpa alasan, hal itu semata mata dimaksudkan untuk mentaati program pemerintah. Menghindari kerumunan disaat pandemi Corona sekalian memutus mata rantai penyebaran Virus Corona Covid-19. " Bukan saya tidak mau ditemui, kita kudu taati aturan pemerintah, hindari kerumunan. Sosialisasi sekaligus pembagian peralatan penangkal virus Corona, biar diatur dulu oleh tim dan Relawan," tegas Paloma.
      Disinggung masalah penanganan pemerintah akan wabah virus Corona terhadap warga yang terpapar, Calon Bupati Sukoharjo periode 2020-2025 ini, berujar singkat," penanganannya lambat dan terlambat." Hanya saja, Joko "Paloma"Santoso enggan membeberkan alasannya. Seperti kurang berkenannya memberikan alasan kenapa dirinya lebih memilih Pilkada dilangsungkannya pada bulan Maret 2021 jika harus dilakukan Desember tahun ini atau September 2021. # Yan 1.
           ----081325995968-----

Thanks for reading Joko "Paloma" Santosa Peduli Corona Covid-19 | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

TERKAIT

Show comments

HOT NEWS