Diduga Dampak Proyek PDAM Warga Pucangan Gugat Bupati Karena Sumur Pada Kering

Oktober 05, 2020
Senin, 05 Oktober 2020


 Sumur semakin kering dan tandus Diduga Dampak Proyek PDAM, 
Warga Pucangan pun beramai ramai Gugat Bupati 22 Miliar. Foto : D34.
---------------------------------------------------------------
GUGAT86.com. SUKOHARJO.
Warga dukuh Kragilan desa Pucangan Kartasura Sukoharjo menggugat Bupati Sukoharjo dan Direktur PDAM Tirta Makmur Sukoharjo, ganti rugi sebesar Rp 22 miliar.

Gugatan tersebut dilayangkan karena selama satu tahun terakhir ini warga dukuh Kragilan, mengalami kesulitan air bersih karena sumur warga kering akibat proyek sumur dalam PDAM.


"Gugatan clas action kami sampaikan ke PN Sukoharjo pada 1 Oktober 2020, dengan bukti nomor 97/pdtG/2020/PN Skh. Kami ada 8 pengacara yang siap mendampingi warga Kragilan mendapatkan hak air bersih." Kata Ahmad Bachrudin SH, ditemui di dukuh Kragilan, Pucangan, Kartasura, Minggu (4/10).

Dalam gugatannya warga melaporkan dua pihak yakni Direktur PDAM dan Bupati Sukoharjo, dengan menyebutkan sejumlah alasan warga melayangkan gugatan tersebut. 

"Intinya sejak ada proyek sumur dalam PDAM di desa Kertonatan, sumur warga di Kragilan kering. Hal tersebut terjadi sejak tahun 2019. Sampai saat ini warga sudah berusaha melakukan mediasi tapi tidak pernah didengar, bahkan kita meminta hearing dengan DPRD juga belum terlaksana. Kami sudah menyurati Gubernur dan kini kita gugat secara perdata," kata Bachrudin.

Dalam gugatan primer, warga meminta ganti rugi materiil sebesar Rp 1,4 miliar, kerugian immaterial sebesar Rp 20 miliar dan kerugian lima pengusaha tempe sebesar Rp 675 juta, total sekira Rp 22 Miliar. Dan minta pemerintah kabupaten Sukoharjo dan PDAM mengembalikan air sumur warga seperti sedia kala.

Hari Minggu (4/10) ini, warga juga berkumpul untuk menyerukan tuntutan mereka sebagai bentuk nyata bahwa clas action adalah keinginan semua warga Kragilan. 

"Sambil ngangsu, warga menyerukan kembali agar pemerintah mendengarkan jeritan warga Kragilan, Pucangan. Kami ingin air sumur kami kembali lagi. Dalam sejarah desa kami tidak pernah kekeringan. Saat ini kami tidak punya air, harus beli atau mandi di sungai." Ungkap Suradi Cokro Ismoyo, koordinator aksi, Minggu (4/10).

Dipastikan setiap hari Minggu, ada sejumlah pihak yang memberikan bantuan air bersih. Pada hari ini bantuan dua Tanki air diberikan dari GSG (Grup Sejuta Guyon) komunitas sosial Sukoharjo.

Warga juga mendapat dukungan penuh dari Pawartos (Perkumpulan Warga Ageng Kartasura), tim advokad class action, ISRI dan HMI Sukoharjo.

"Kami siap mengawal warga Kragilan untuk mendapatkan haknya. Pemerintah tidak bisa sewenang wenang membuat proyek tapi menyengsarakan rakyat," tandas Suradi yang juga pengurus Pawartos. # D34/Yan G1.
               --------081325995968---------
:::::::::::::::::;::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::


MakanKu Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini Solusi di saat Pandemi Covid-19. Bisa dibeli di Jalan Slamet Riyadi No 300 Utara Taman Sriwedari, Solo. www.makanku.co.id
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::;::::::::::::::::::::::

Patuhilah apa yang menjadikan himbauan pemerintah akan Protokoler Kesehatan Covid-19. Persembahan Makanku.
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::


Thanks for reading Diduga Dampak Proyek PDAM Warga Pucangan Gugat Bupati Karena Sumur Pada Kering | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

TERKAIT

Show comments

HOT NEWS