Menko PKM Muhajir Effendi Sambangi RS UNS Solo

Februari 20, 2021
Sabtu, 20 Februari 2021


Menko PKM Muhadjir Effendy saat berkunjung di RS UNS Pabelan Sukoharjo, cek inovasi riset untuk penanganan covid19. Foto : D34.


GUGAT news.com. SUKOHARJO - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, menyatakan kekagumannya atas produk hasil riset dan inovasi peneliti Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, untuk penanganan pandemi covid19.


Kunjungi RS UNS, Menko PKM Muhajir kagum dengan Terapi Plasma Pherrsis, Program unggulan riset dan inovasi pasien Covid-19 di RS UNS. Foto : D34.


Ada tujuh hasil inovasi dan riset UNS dari Fakultas Teknik UNS mengembangkan high flow Nadal cannula (Ventilator), Kit Konversi Elektrik kursi roda dan robot asisten perawat. Pakaian APD anti virus SUNS Proque. Ventilator Ambubag, Ventilator ICU, Terapi Plasma Pheresis, Kurkuma Pro dan Kur co smart.


"Saya bangga UNS mengambil momen pandemi covid ini untuk berinovasi dan terus melakukan riset untuk mendukung upaya penanganan covid19. Hasilnya sangat bagus ada banyak Inovasi. Terus dikembangkan, Hak paten nya juga harus diurus. Produk ini harus resmi dan sah saat keluar ke pasar." Kata Muhadjir, di RS UNS, Pabelan, Sukoharjo, Jumat (19/2/2021).


Tetap jangan lengah meski sudah orange

Menko PMK menyatakan sebagai koordinator atas sejumlah menteri akan menindaklanjuti produk inovasi ini untuk mempercepat penanganan pandemi covid19.

"Termasuk produk dalam negeri kita dorong harus bisa menguasai pasar dan kebutuhan dalam negeri." Tandas Muhadjir, yang juga berkesempatan melakukan tes swab antigen.

Salah satu produk inovasi yang menjadi andalan RS UNS adalah Terapi plasma pheresis. Yakni terapi diluar tubuh dengan metode plasma berisi zat berbahaya dikeluarkan termasuk virus covid19. Kemudian volume plasma diganti albumin, zat kekebalan. 


Ayo patuhi apa yang menjadi himbauan pemerintah akan Protokeler Kesehatan Covid-19.

"Terapi plasma pheresis ini khusus untuk pasien covid19 dengan kriteria berat dan kritis. Metodenya virus jahat dikeluarkan diganti dengan albumin zat kekebalan. Harapannya bisa menaikkan imun hingga angka kesempatan hidup pasien tinggi." Kata Dr Hartono, Direktur RS UNS.

Ditambahkan Prof Reviono, peneliti dan Dekan Fakultas Kedokteran UNS, alat terapi plasma Pheresis ini sudah diujicobakan selama 9 bulan, sudah menangani 10 pasien berat sebagai uji coba, 7 diantaranya sembuh total. 


"Tingkat keberhasilan alat ini 70 persen, memang penggunaannya tidak tercover pemerintah. Pasien mandiri bisa menggunakan dengan biaya 25 juta. Tapi saat ini kami sedang upayakan untuk mendapat ijin penggunaan secara resmi, selama ini masih dalam riset," tandas Prof Reviono.

Inovasi terbaru yang dihasilkan bisa sebagai 'obat' penderita Covid19 adalah Kur Co Smart, yakni kapsul herbal untuk meningkatkan imun tubuh penderita covid19.


"Untuk penderita covid ringan bisa menggunakan Kur Co Smart. Dari hasil riset dalam waktu 10 hari pasien ringan bisa sembuh. Jadi kalau pasien berat kita tangani dengan terapi plasma Pheresis. Untuk penderita ringan dengan Kue Co Smart dan untuk pencegahan dengan Kurkuma Pro." Tandasnya.#D34/Yani G1.






              °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°

Thanks for reading Menko PKM Muhajir Effendi Sambangi RS UNS Solo | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

TERKAIT

Show comments

HOT NEWS