Sinuhun PB XIV Hangabehi Keraton Kasunanan Surakarta Jum'at an Di Masjid Laweyan
Sinuhun Paku Buwono (PB) XIV Hangabehi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat melakukan shalat Jum'at di Masjid Laweyan. Foto : Yani
GUGAT news.com SURAKARTA
Sepertinya sah dan wajar saja, bilamana beliau Sinuhun Paku Buwono (PB) XIV Hangabehi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat melakukan ibadah shalat Jum'at di Masjid Tertua Di Kota Solo yang merupakan peninggalan leluhurnya, Ki Ageng Henis ulama besar yang mendampingi Sultan Hadiwijaya, Mas Karebet yang lebih populer dengan sebutan Joko Tingkir abad 15 silam pada Jumat (2/1) siang. Tepat sekali Raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat berziarah ke peninggalan leluhur agung Ki Ageng Henis, Laweyan.
"Alhamdulillah...selain bermimpi shalat di Masjid Laweyan sekaligus memenuhi keinginan hasrat hati ini untuk mendirikan shalat Jum'at di Masjid Laweyan peninggalan leluhur pendiri Dinasti Mataram Islam, Panembahan Senopati. Panembahan Senopati sendiri merupakan cucu dari Ki Ageng Henis atau putra dari Ki Ageng Pemanahan leluhur Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat," ujar Sinuhun PB XIV saat berjalan keluar Masjid Laweyan.
Menariknya, meskipun seorang Raja Sinuhun PB XIV Hangabehi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat untuk datang shalat Jum'at ke Masjid Laweyan, tiada pengawalan ketat dari prajurit Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Bahkan beliau sendiri datang ke Masjid Laweyan dengan mengemudikan mobilnya sendiri. Sehingga masyarakat di sekitar Masjid Laweyan pun tampak leluasa untuk berjabat tangan dengan seorang raja.
Begitu tiba di Masjid Laweyan, beliau langsung melakukan shalat Takhiyatul Masjid yang dilanjutkan dengan wiridan doa. Tak lama kemudian, ibadah shalat Jum'at di mulai dari Khutbah Jum'at sampai 2 rekaat shalat Jum'at. Selesai dari itu semua, Sinuhun PB XIV Hangabehi berkenan menerima uluran tangan dari mereka para jamaah shalat Jum'at bahkan dengan senang hati merespon keinginan jamaah yang minta berfoto bersama.
Hanya beberapa menit saja Sinuhun PB XIV Hangabehi menerima pertanyaan dari wartawan seputar kedatangan nya shalat Jum'at di Masjid Laweyan. Selain untuk kembali mengenang kebesaran leluhur cikal bakal dari berdirinya Dinasti Mataram Islam, Ki Ageng Henis, Ki Ageng Pemanahan dan putranya Mas Ngabehi lor ing pasar alias Danang Sutawijaya yang setelah besar nantinya sebagai Panembahan Senopati Dinasti Mataram Islam yang pertama di Alas Nentaok, Kota Gede, kini Jogjakarta.#Yan





