iklan



FOKUS

Surat Terbuka ARB Solo Untuk Presiden Prabowo


 GUGAT news.com SURAKARTA 

Kepada Yth. :

Bapak Prabowo Subianto

Presiden Republik Indonesia

di Jakarta

Dengan hormat,

Semoga Bapak Presiden senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta perlindungan Allah SWT dalam menjalankan tugas dan amanah bagi bangsa dan negara.

Kami menyampaikan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan merasa berkewajiban untuk ikut menyukseskannya demi masa depan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.

Namun, berdasarkan pengamatan dan pengalaman di lapangan, pelaksanaan Program MBG melalui skema Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menunjukkan berbagai permasalahan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif, antara lain:

1. Anggaran MBG per anak yang seharusnya sebesar Rp10.000, pada praktiknya maksimal hanya terealisasi sekitar Rp8.000. Selisih anggaran tersebut menimbulkan pertanyaan tentang transparansi pengelolaan dana.

2. Makanan pokok berupa nasi sering diganti dengan makanan lain seperti singkong atau ketela, yang tidak sesuai dengan kebiasaan konsumsi anak.

3. Tidak terdapat jaminan yang jelas terkait kehalalan, kandungan gizi, serta standar kebersihan makanan dan tempat penyajian.

4. Ibu-ibu dan pelaku usaha katering lokal yang sebelumnya terlibat kini kehilangan mata pencaharian.

6. Banyak makanan MBG tidak dikonsumsi oleh siswa karena tidak sesuai selera, sehingga berpotensi menjadi pemborosan.

6. Harga bahan pangan seperti sayur, telur, ayam, dan buah mengalami kenaikan di pasar.

7. Pengeluaran belanja dapur masyarakat meningkat secara signifikan.

8. Terjadi beberapa kasus keracunan makanan yang mengkhawatirkan.

9. Terbuka peluang terjadinya praktik kecurangan dan korupsi.

10. Pengangkatan karyawan SPPG menjadi ASN menimbulkan kecemburuan sosial, khususnya di kalangan guru honorer yang belum mendapatkan kepastian kesejahteraan.

11. Program MBG dinilai lebih menguntungkan sebagai peluang bisnis bagi pengelola SPPG.

12. Pelaku UMKM lokal kesulitan bersaing karena dominasi pemilik modal besar.

Kami mempertanyakan, apakah kondisi ini akan terus dibiarkan, sementara terdapat alternatif yang lebih praktis, aman, transparan, dan tepat sasaran?

Sebagai usulan, dana MBG sebesar Rp10.000 per anak dapat disalurkan langsung ke sekolah untuk dikelola oleh kantin sekolah dan ibu-ibu katering lokal, di bawah pengawasan pihak sekolah dan komite. Skema ini dinilai lebih memberdayakan masyarakat sekitar, meningkatkan pengawasan, serta memastikan kualitas makanan tetap terjaga.

Sebagai contoh, SD Muhammadiyah 1 Surakarta telah menerapkan program makan siang bersama selama lebih dari 10 tahun dengan hasil yang sehat, tertib, dan terkontrol.

Kami berharap Bapak Presiden berkenan menutup celah terjadinya penyalahgunaan dana, praktik curang, serta potensi korupsi dalam pelaksanaan Program MBG. Pembiaran terhadap pola penyaluran MBG melalui SPPG yang tidak tertata dengan baik menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat, termasuk kekhawatiran adanya agenda lain di balik program tersebut.

Sebagai ilustrasi kondisi di lapangan, makanan MBG yang diterima siswa di SD Takmirul Islam Tegalsari Surakarta menunjukkan kualitas yang memprihatinkan, antara lain:

- Tahu yang disajikan berupa tahu remuk,

- Ayam yang lebih banyak dibalut tepung dengan porsi daging sangat sedikit,

- Sayuran berlendir,

- Buah anggur yang tidak segar, dengan estimasi anggaran hanya sekitar Rp6.000 per porsi.

Bahkan, dua cucu kami yang bersekolah di sekolah tersebut enggan mengonsumsi makanan tersebut, sehingga menimbulkan pemborosan yang sangat disayangkan.

Kami berharap Program MBG tetap dilanjutkan, tetapi dengan perbaikan sistem yang lebih adil, transparan, berpihak pada rakyat kecil, dan benar-benar memenuhi tujuan utama peningkatan gizi anak bangsa.

Demikian surat terbuka ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak Presiden, kami ucapkan terima kasih.

Solo, 26 Januari 2026

Hormat kami,

Usman Amirodin – Tresno Subagyo

ARB Surakarta

Kontak: 0812 2978 253



BACA JUGA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1











Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close