iklan



FOKUS

Ini Daftar Nama Penerima Penghargaan PKB Wonosobo Award Pada Harlah PKB ke 28

Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Wonosobo, KH Nurhidayatullah saat memberikan sambutan di acara Harlah PKB ke-28 tahun.

GUGAT news. com WONOSOBO

Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-28, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Wonosobo, menggelar berbagai acara. 

Peringatan Harlah ke-28 PKB dilakukan melalui kegiatan bakti sosial, seperti santunan bagi anak yatim piatu, donor darah dan cek kesehatan gratis (CKG), live musik, pembacaan sholawat nariyah, mujahadah dan doa bersama. 

Selain itu, juga ada pemberian penghargaan bertajuk  "PKB Wonosobo Award" sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh masyarakat yang mendedikasikan hidupnya di masyarakat hingga nonton bareng final Piala Dunia, antara Spanyol dan Argentina. 

Adapun penerima penghargaan PKB Wonosobo Award yakni pegiat Seni Topeng Wanasaban (Bondet Lukistyo Adi Wibowo), pendidik teladan (Paimin), pejuang kaum difabel (Syaifur Rohman) dan guru ngaji berdedikasi (Ngatoil Khakim). 

Selain itu, juga petani berprestasi pelestari Purwaceng (Syarif Hidayatulloh), kaum milenial pegiat literasi (Siti Maryam), bidan desa teladan (Wilda Inayah) dan pegiat lingkungan penyelamatan lahan kritis (Rumiyati  Sukanti). 

Beberapa tokoh masyarakat dan pemuda di Wonosobo mendapatkan penghargaan PKB Award.

Puncak acara Harlah ke-28 PKB Wonosobo, digelar di Jannur Resto setempat, Minggu (19/7/2026). Pada kesempatan tersebut digelar resepsi dan tasyakuran atas perjalanan PKB dari lahir pada 23 Juli 1998 lalu hingga saat ini.

Ketua Dewan Syuro PKB Wonosobo KH Nurhidayatullah mengatakan saat ini situasi global maupun nasional sedang tidak baik-baik saja. Pemerintah dan masyarakat mengadapi situasi yang serba sulit. 

"Maka dari itu kami mohon, wakil rakyat dari PKB diberi kekuatan lahir batin untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Anggota DPRD, serba sulit, mau turun ke bawah anggaran pemerintah terbatas, tidak turun, masyarakat menunggu kehadiran teman-teman DPRD," ujarnya. 

Guyub Rukun

Menurutnya, dalam kondisi tersebut, dia berharap semua pihak saling guyup rukun. PKB dan NU harus tetap kompak, karena apapun PKB adalah wadah aspirasi politik bagi warga NU. Semua partai, termasuk PKB, tentu punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. 

Ketua DPC PKB Kabupaten Wonosobo, Amir Husein menyebut PKB merupakan partai yang dilahirkan oleh organisasi NU. Karena itu, PKB harus bisa memperjuangkan aspirasi bagi warga NU dan masyarakat secara luas. 

"Perjalanan PKB sebagai sebuah partai politik yang lahir di era reformasi 1998, tentu selama 28 tahun telah mengalami pasang surut dan dinamika panjang dalam rangka turut mewarnai perjalanan bangsa ini," tegasnya.

Menurut Husein, mengingat betapa beratnya beban dan tanggungjawab yang dipikul oleh PKB, maka ke depan PKB harus menang pemilu. Dengan menang pemilu maka PKB akan dapat meraih tujuan politiknya yakni  berkuasa untuk masyarakat. 

"Hanya dengan kekuasaanlah maka PKB akan dapat mewujudkan cita-cita para funding father bangsa, muasis NU dan muasis PKB yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur," tandasnya.

Pihaknya memohon doa restu kepada para kiai, tokoh masyarakat agar di usia yang ke-28 tahun ini PKB tetap bisa menghadirkan manfaat untuk masyarakat Wonosobo dan masyarakat Indonesia pada umumnya. (Tor)




BACA JUGA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1











Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close