Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Sosial. Tampilkan semua postingan

Harga Jagung Melambung Mentan Andi Amran Sulaiman DiDemo Untuk Mundur

Agustus 27, 2025


 GUGAT news.com SOLO 

Jakarta belum selesai dengan demo Mahasiswa dan rakyat serta pelajar yang menuntut akan BUBAR nya DPR, hari ini Selasa (26/8) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Kota Solo Juga diguncang demo oleh mereka para pelaku usaha pertanian. Dari pengusaha daging dan telur ayam, sayuran dan utamanya jagung, setidaknya ada puluhan orang berkumpul di Bundaran Gladag menuntut sebaiknya Menteri Pertanian mundur kalau tidak bisa menurunkan melonjaknya harga jagung.

Adalah Parjuni, kordinator aksi demo yang membawa puluhan gerobak jagung rebus, telur ayam hingga onggokan jagung di gelaran aksi tuntut Mentan dicopot untuk digantikan dengan sosok pejabat yang mau mengutamakan kepentingan rakyatnya. Bentuk baru kementerian pertanian yang menyebabkan melonjaknya harga jagung dan katul mahal. Bukan hanya itu saja yang menjadikan tuntutan aksi di bawah patung Jenderal Slamet Riyadi itu.

"Batalkan surat BAPANAS Bulog beli jagung hanya 6.400/kg sehingga memicu harga jagung mahal. BAPANAS segera keluarkan jagung SPHP dengan harga 5.500/kg atau import. Selanjutnya, Satgas Pangan operasi Broker Penimbun Jagung. Kalau tidak mampu memenuhi tuntutan kami, sebaiknya Mentan Amran Mundur dan diganti dengan pejabat yang pro dengan kepentingan rakyat!" tegas Parjuni.

Bisa dipastikan lagi, demo yang dibarengi dengan aksi gelaran musik angklung, beberapa poster berukuran besar yang menegaskan akan perlunya segera lengserkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mundu dari jabatannya. Menariknya lagi, siapapun yang datang di acara itu diperkenankan untuk menikmati jagung rebus secara gratis. Tak pelak kemacetan lalu lintas pun sedikit terganggu.# Yan 1.

Doa Lintas Agama Polri' Untuk Negeri Bersama KH Ahmad Anwar Zahid Meriahkan HUT Bhayangkara ke 79 Polres Wonogiri

Juni 29, 2025


 GUGAT news.com WONOGIRI 

Ribuan warga tumpah ruah memadati Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri, dalam acara Doa Lintas Agama Polri Untuk Negeri yang digelar Polres Wonogiri untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79. Jumat malam (27/6/2025). 

Mengusung tema “Bersama Santri Untuk Polri, Dari Polri Untuk Negeri” dengan konsep Ngaji Nyeni Sareng Polisi kegiatan ini diikuti lebih dari 4.500 orang dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo menekankan pentingnya momentum doa lintas agama sebagai wujud nyata komitmen menjaga kedamaian, keharmonisan, dan persatuan di tengah keberagaman.

Konsultan Spiritual Islam, Solusi Segala Problema. Nikah Siri, Rukyah dll. Hub : A.A. Yani 081325995968

"Melalui doa lintas agama ini, kita memanjatkan harapan untuk keselamatan bangsa, kelancaran tugas Polri, serta kemajuan institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

AKBP Jarot menegaskan Polri, khususnya Polres Wonogiri, akan selalu berada di garda terdepan menjaga kerukunan dan keamanan. Ia mengapresiasi peran para tokoh agama yang selama ini mendukung terciptanya ketertiban dan kedamaian di Wonogiri.

"Kami ingin menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai perekat persatuan bangsa. Kepolisian siap menjadi tempat pengaduan dan penanganan masalah yang muncul di masyarakat," tambahnya.

AKBP Jarot juga mengingatkan masyarakat bahwa Polri membuka layanan pelaporan darurat melalui nomor 110 yang dapat diakses gratis 24 jam.

"Mari kita jadikan momentum HUT Bhayangkara ke-79 ini sebagai ajang untuk mempererat persaudaraan, menjaga stabilitas keamanan, dan memperkuat sinergi," tutup Kapolres Wonogiri.

Pada puncak acara, FKUB Kabupaten Wonogiri memimpin doa bersama lintas agama, dilantunkan oleh para tokoh agama dari berbagai keyakinan yang hadir. Lantunan doa lintas iman tersebut menggema khidmat, diikuti ribuan jamaah yang larut dalam suasana kebersamaan memohon keselamatan, kedamaian, dan keberkahan untuk negeri.

Acara semakin khidmat dengan tausiah kebangsaan yang disampaikan K.H. Ahmad Anwar Zahid atau Abah Anza, Pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah Simo, Bojonegoro, Jawa Timur. Dalam tausiah singkatnya, K.H. Anwar Zahid mengajak ribuan jamaah untuk menguatkan iman dan taqwa.

"Semoga majelis mulya malam ini dicatat sebagai amal ibadah yang mendatangkan ridho Allah SWT, menjadikan iman semakin kuat, akhlak mulia, dan ibadah semakin istiqomah," ungkapnya.

Abah Anza juga berpesan agar Polri terus memperbaiki diri melalui perbaikan ritual, sosial, dan moral. Menurutnya, iman yang kuat akan menjadi pondasi bagi pengabdian Polri yang membawa berkah bagi bangsa.

"Perjuangan para anggota Polri yang tulus dan ikhlas melayani masyarakat insyaallah akan tercatat sebagai ibadah. Mari kita rawat kebersamaan ini sebagai bukti bahwa Wonogiri selalu guyup rukun, insyaallah rahmat Allah akan turun untuk kita semua," pungkasnya.

Acara Ngaji Nyeni Sareng Polisi ini pun ditutup dengan doa bersama lintas agama, sholawat, serta dzikir yang menambah suasana syahdu dan penuh kebersamaan. Ribuan warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir, sebagai wujud dukungan nyata untuk Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Bakesbangpol Kabupaten Wonogiri Rahmat Imam Santoso, S.Sos., M.M. mewakili Bupati Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono, S.Pd., M.I.P., Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., M.H. beserta Ketua Bhayangkari Cabang Wonogiri Ny. Melly Jarot Sungkowo, jajaran Forkopimda, FKUB Kabupaten Wonogiri, serta perwakilan perguruan silat dan masyarakat lintas agama. #S1Q



Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Rumah Burung Sriti

Mei 08, 2025


 Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Rumah Burung Sriti, Polres Wonogiri Lakukan Penyelidikan

GUGAT news.com WONOGIRI 

 Seorang pria bernama Wiyono (57), warga Kabupaten Klaten, dilaporkan tewas saat sedang memperbaiki rumah burung sriti di Dsn Kerdu Desa Kerjo Lor Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Rabu (7/5/2025). 

Peristiwa ini terjadi ketika Wiyono bersama empat rekannya sedang melakukan pekerjaan untuk renovasi atap bangunan rumah burung sriti milik Agus Sukadi yang merupakan warga setempat. 

Menurut keterangan saksi, sekitar Pukul 07.30 WIB, saat itu Wiyono naik ke atas bagian atap (dag) bangunan rumah burung sriti untuk melakukan perbaikan. 

Saat menaiki dag atau atap bangunan, tanpa disadari, tepat di atasnya terdapat jaringan kabel listrik milik PLN. Tak lama kemudian, rekan-rekan korban mendengar suara ledakan keras dari atap bangunan. 

Setelah itu rekan-rekan korban mengecek ke arah atap dan mendapati korban telah terjatuh dalam kondisi tubuh gosong akibat terbakar. Diduga kuat, korban tersengat aliran listrik dari jaringan PLN yang berada di atas atap sebelum akhirnya jatuh.

Polres Wonogiri yang menerima laporan segera turun ke lokasi kejadian. Tim Inafis juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Jenazah korban juga telah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan visum dan dari hasil pemeriksaan juga tidak ditemukan adanya indikasi penganiayaan. Saat ini jenazah korban telah di serahkan kepada pihak keluarga. 

Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menyampaikan petugas saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut. 

"Langkah-langkah awal seperti pengamanan lokasi, pemeriksaan saksi, dan koordinasi dengan pihak PLN telah dilakukan. Kami masih menyelidiki apakah ada unsur kelalaian atau tidak dalam kejadian ini," ungkapnya. 

'Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja bangunan, untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan aspek keselamatan kerja, terutama saat bekerja di dekat instalasi listrik," Imbaunya.#S1Q



Brimob Polda Jateng Raih Juara 1 di Kejuaraan Menembak Danjen Kopassus Cup 2025

Mei 06, 2025


 GUGAT news.com SOLO 

Kota Surakarta|Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Satuan Brimob Polda Jawa Tengah dalam ajang bergengsi Kejuaraan Menembak Danjen Kopassus Cup 2025 yang digelar di Lapangan Tembak Grup 2 Kopassus, Kandang Menjangan, Surakarta, pada Sabtu sampai Minggu, 3-4 Mei 2025.

Dalam kejuaraan tersebut, dua personel Brimob Polda Jateng, Brigpol Angki Yuansa dan Briptu Ajik Hidayanto, turut ambil bagian dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di kategori Sniper Tactical Prone 600 Meter Open, menggunakan senjata laras panjang jenis Steelcore kaliber 7,62 mm.

Dari total 79 peserta yang berasal dari unsur TNI, Polri, dan sipil, Brigpol Angki Yuansa yang merupakan personel Detasemen Gegana Satbrimobda Jateng berhasil meraih Juara 1, mengungguli Ilham dari TSC 81 Sat Gultor yang menempati posisi kedua, serta Sembiring dari MSC Marinir Surabaya di posisi ketiga.

Dalam keterangannya, Komandan Satuan Brimob Polda Jateng, Kombes Pol Noor Hudaya, menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian membanggakan tersebut.

 “Prestasi ini menunjukkan ketangguhan teknis personel Brimob Polda Jateng dalam hal menembak jarak jauh, ini juga menjadi cerminan dari disiplin, latihan intensif, dan semangat juang tinggi yang selalu kami tanamkan dalam tubuh Korps Brimob Polri khususnya di Polda Jateng ,” ujar Kombes Pol Noor Hudaya. Minggu (4/5)

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan Brigpol Angki menjadi juara di tengah ketatnya persaingan dengan petembak elit dari berbagai satuan elite TNI dan institusi sipil, menunjukkan bahwa personel Brimob Jateng mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.

 “Kami harap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengasah kemampuan, menjaga profesionalisme, dan memberikan yang terbaik demi nama baik institusi,” pungkasnya.

Keikutsertaan dalam kejuaraan seperti Danjen Kopassus Cup ini juga menjadi sarana strategis untuk membangun sinergi antar satuan dan memperkuat soliditas antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam semangat kompetisi yang sehat.#S1Q




Walikota Respati Shalat Jum'at Di Al Hijrah Milik Owners Ayam Bakar Wongsolo

April 18, 2025


 Respati Ardi Walikota Surakarta bersama Pemilik Masjid Al Hijrah yang juga owners Ayam Bakar Wongsolo Grup, H Puspo Wardoyo. Foto: Yani

GUGAT news.com SOLO 

Suasananya jamaah Masjid Al Hijrah yang ada di Kampung Karangasem, Laweyan, Solo dan milik owners Ayam Bakar Wongsolo Grup, founder Makanku serta pemilik destinasi wisata air dan edukasi Kali Pepe Land, H Puspo Wardoyo ini biasa ramai jamaah yang tidak kurang dari 500 jamaah shalat Jum'at, siang hari ini ada sekitar 700 jamaah shalat Jum'at.

Bukan tanpa alasan, selain bersamaan dengan kehadiran Walikota Surakarta yang langsung didampingi Puspo Wardoyo, bisa dipastikan lagi jamaah shalat Jum'at membludak. Sudah dapat pahala Bersama shalat Jum'at, masih bisa membawa pulang nasi kotak sekaligus uang saku. Kurang apalagi? Sehingga tidaklah mengherankan jika Jamaah Shalat Jum'at di Masjid Al Hijrah selalu meriah.

Dalam kesempatan itu, sebelum khutbah Jum'at dimulai, ada ramah tamah Walikota Surakarta Respati Ardi bersama pemiliknya Masjid Al Hijrah, Puspo Wardoyo. Diungkapkan Walikota Respati sekiranya Puspo Wardoyo berkenan untuk membantu program walikota Respati. Membantu UMKM kulineran untuk bisa mandiri dan profesional.

Gayung pun bersambut, Puspo Wardoyo yang dikenal sebagai pengusaha sukses berskala nasional untuk masalah usaha kulineran, langsung menyanggupi apa yang menjadikan permintaan Walikota Surakarta Respati Ardi tentang pembinaan UMKM kulineran agar lebih profesional, sehingga kulineran Solo semakin dicintai pengunjung dari berbagai daerah. 

" Alhamdulillah...Pak Puspo yang lebih dikenal sebagai pengusaha dermawan ini berkenan memenuhi permintaan kami, memprofesionalkan pedagang UMKM kulineran. Bukan kami bantu modal, takutnya nanti malah habis ga jadi jualan kuliner. Kita bantu pembinaan sekaligus modal kerja peralatan dapur dan gerobak. Kalau begini, insyaallah tercapai tujuannya untuk menjadi UMKM Profesional dan tangguh," ujar Walikota Respati.

Selesai khutbah Jum'at sekaligus usai pula sepatah kata sambutan dari Walikota Respati, selalu sahibul bait, pemilik masjid, Puspo Wardoyo pun meminta Walikota Surakarta Respati untuk berkenan makan siang bersama pengurus Masjid Al Hijrah sekaligus bersama pula ratusan jamaah shalat Jum'at. Masjid Al Hijrah yang sudah semarak jamaah siang itu suasana semakin meriah, berkah. #Yani.