Jalan Joko Tingkir Peninggalan Joko Tingkir Itu Ambles
GUGAT news. com SUKOHARJO
Belum lama ini, Jalan Joko Tingkir sekaligus peninggalan pula oleh raja Kasultanan Pajang Sultan Hadiwijaya, Mas Karebet atau yang lebih populer dengan sebutan Joko Tingkir abad 15 silam yang menghubungkan Pajang, Laweyan, Solo dengan Gentan, Baki, Sukoharjo saat ini sebagian yang ada di atas Sungai Brojo juga peninggalan Joko Tingkir yang kala itu dipergunakan sebagai sarana transportasi lalu lintas air sungai, ambles tanahnya.
Boleh jadi kondisi tanah gembur tersebut sudah tak mampu lagi kepadatannya untuk menahan aspal yang setiap tahunnya diperbarui terus sehingga semakin padat dan dampaknya ambrol, ambles sepanjang 25 m2 sehingga mencapai setengah bahu jalan. Imbasnya, baik pejalan kaki, becak, pemotor, mobil bahkan truck dan bus saat melintas harus ekstra hati hati lantaran macet. Berdasarkan pemantauan GUGAT news, dari pagi, siang, sore hingga malam pengendara yang melintas di atas jembatan Sungai Brojo itu tidak pernah sepi.
"Kalau persis kejadian nya, saya tidak tahu. Sepertinya sudah sepekan yang lalu. Saya Tahunya sore itu seminggu yang lalu, memang ada suara gemuruh bersamaan dengan datangnya suara Petir bergemuruh bersama datangnya hujan deras. Braaaaakkk. Mendengar suara itu saya langsung keluar rumah menuju arah suara yang memang tak jauh dari rumah. Kr Selatan sekitar 50 meteran, pad di jembatan Sungai Brojo, "papar Harjo (62) yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.
Bisa jadi, suaranya gembrudug gubrag lanjut Harjo, bagian dari robohnya tiang besi sambungan telepon jatuh menimpa pagar besi Jembatan Sungai Brojo berbarengan dengan ambles nya tanah hingga memakan separuh jalan Raya Joko Tingkir. Tak pelak macet total pun terjadi. Menariknya, dari instansi terkait cukup tanggap, langsung diberinya garis polisi untuk pembatasan jalan yang bisa dilewati lalu lintas dan tidak. Bahkan tak lana kemudian, bahan material pun mulai berdatangan. Pasir, semen hingga batu kali untuk bangunan talut.
"Bukan hanya itu saja, selain bahan bangunan juga langsung di datangkan mesin Bulldozer. Semoga saja, bisa langsung disegerakan untuk renovasi nya. Masalah itu Dishub atau dinas terkait, saya tidak tahu dari Pemkot Solo, Pemkab Sukoharjo atau bahkan dari propinsi. Sebagai warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, hanya bisa, berharap semoga pembangunan nya bisa langsung dikerjakan, sehingga lalu lintas bisa normal kembali, " pungkas Harjo merasa senang. #Yani.





