Program Studi Arsitektur ISI Surakarta Gelar Dosen Tamu Bersama iAI Jawa Tengah Bahas Dokumentasi Arsitektur Vernakular
GUGAT news. com SURAKARTA
Program Studi Arsitektur Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menyelenggarakan kegiatan dosen tamu pada mata kuliah Dokumentasi Arsitektur Vernakular bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Ruang III F Gedung 3 ISI Surakarta ini menghadirkan Dr. Ar. Resza Riskiyanto, S.T., M.T., IAI selaku Ketua IAI Jawa Tengah sebagai narasumber dengan tema “Strategi Dokumentasi Arsitektur Vernakular untuk Pengembangan Budaya”.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan wawasan akademik mahasiswa dalam memahami arsitektur vernakular, khususnya terkait strategi dokumentasi sebagai bentuk pelestarian budaya dan pengembangan pengetahuan arsitektur berbasis konteks lokal.
Dalam pemaparannya, Dr. Ar. Resza Riskiyanto menjelaskan bahwa arsitektur vernakular merupakan arsitektur yang lahir dari kebutuhan masyarakat, budaya, kondisi lingkungan, serta respons terhadap aktivitas manusia. Beliau juga menekankan bahwa dokumentasi arsitektur vernakular tidak hanya berupa gambar teknis bangunan, tetapi juga merekam aktivitas, konteks sosial, dan hubungan manusia dengan lingkungannya.
Selain itu, peserta diperkenalkan dengan konsep Vernadoc (Vernacular Documentation), yaitu metode dokumentasi arsitektur melalui observasi lapangan, pengukuran langsung, serta perekaman karakter ruang dan aktivitas masyarakat secara detail.
Kaprodi Arsitektur ISI Surakarta, Neni Nurul Rosalina, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memperkaya cara pandang mahasiswa terhadap arsitektur yang kontekstual dan berakar pada budaya lokal.
“Kegiatan dosen tamu ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami bahwa arsitektur tidak hanya berbicara mengenai bentuk, tetapi juga mengenai manusia, budaya, aktivitas, dan konteks lingkungan yang melatarbelakanginya. Kami berharap kerja sama dengan IAI Jawa Tengah dapat terus berlanjut melalui kegiatan akademik lainnya yang mendukung pengembangan keilmuan arsitektur,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Arsitektur ISI Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembelajaran kolaboratif bersama praktisi dan asosiasi profesi guna memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang arsitektur dan pelestarian budaya.





