iklan



FOKUS

Sala Punya Cerita. Geruduk Omah Jokowi (Gerojok)


 GUGAT news. com SURAKARTA

oleh: Bangun Sala*

Beberapa pekan kemarin, jauh hari sebelum aksi rakyat Pati Bersatu di Jakarta hari ini, viral di media sosial akan adanya aksi geruduk ke rumah Joko Widodo (Jokowi) di Kutai Utara. 

Apakah kabar aksi itu hanya isapan jempol belaka alias berita bohong ? 

Tidak! 

Sebagai rakyat biasa yang berdomisili tidak jauh dari Sumber, di mana Jalan Kutai Utara itu berada, saya membenarkan adanya rencana aksi tersebut. 

Lalu, sejak kapan agenda aksi itu muncul? Sudah lama. 

Dulu, ketika proses sidang CLS di PN Surakarta masih berlangsung, sebagian relawan pergerakan di Sala Raya sudah 'rerasan' menyampaikan ke saya untuk aksi menjemput Jokowi agar bisa hadir di sidang tsb. Nama aksinya saat itu *'Ndherekke Pak Jokowi'*. Terjemah bebasnya: Mengantarkan Pak Jokowi. 

Namun, dengan segala pertimbangan situasi dan kondisi yang terjadi saat itu, saya mengusulkan ke teman-teman untuk diadakan aksi teatrikal di depan PN Surakarta saja. Dan alhamdulillah, aksi massa dengan 'sesajen' aneka jajanan pasar berjalan sukses. 

Adapun aksi Geruduk Omah Jokowi (Gerojok) lahir dari banyak kepala. Muncul usai banyak pertanyaan masuk. Baik yang bertanya di grup wa maupun secara personal (japri). Dan, ajakan secara terang-terangan dari beberapa orang untuk ke sana (Sumber) sudah berulang kali saya terima. 

Pastinya, aksi Gerojok bukan aksi anarkis atau cari masalah baru. 

Para relawan Pejuang Revolusi Indonesia 2026 yang berasal dari beragam daerah se-Indonesia ini hanya butuh jawaban dari seorang Joko Widodo. Maunya apa, sih? 

Maunya apa? 

Kalau dalam bahasa Jawa, diterjemahkan bebas dengan pertanyaan: *"Genahe piye?"*

Bagi kami, aksi Gerojok adalah aksi delegasi rakyat Indonesia dengan niatan yang baik untuk mengingatkan Jokowi secara pribadi sekaligus secara politik. 

Bagaimanapun, publik sudah tahu dan paham jika Jokowi adalah sosok kacung oligarki dan asing yang familiar diistilahkan sebagai Geng Solo. 

Dari nama itu saja, kata Solo (Sala) sebagai kota yang bersejarah besar dan  berbudaya luhur jadi terstigma negatif di mata dunia. Belum lagi tersiar secara viral potongan video terbaru Jokowi dan Budi Arie berdampingan dalam suatu acara  yang diisukan akan melakukan makar. 

Aksi *'Gerojok'* bukan sembarang aksi. Aksi itu adalah aksi nyata revolusi rakyat Indonesia agar apa yang pernah dikatakan oleh Prabowo Subianto bahwa Indonesia akan punah di 2030 tidak bakal terjadi. 

Jika ada yang percaya bahwa Indonesia akan punah di 2030 maka secepatnya hengkang dari tanah air Merah Putih ini. Piye? 

"Are you READy?" 💪🏻😎🔥🔥🔥

(Catatan pagi dari tepian Bengawan Sala. Surakarta, 27082026.)

*Bangun Sutoto. Alumnus Fisipol UGM. Penggugat 2 CLS di PN Surakarta.



BACA JUGA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1











Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close