Kajian Islam Ustadz H Ipmawan M Iqbal : IKHLAS

Juni 02, 2020
Selasa, 02 Juni 2020


Ikhlas satu dengan lainnya bisa saling menerima....
----------------------------------------

 
IKHLAS
Kata yg tak pernah putus dan selesai dibahas itu adlh ikhlas. Amal tanpa keikhlasan menjadi tak ada nilai. Kata Ikhlas berasal dari bahasa arab, masdar dari kata _akhlasha_(آخلص) yg berarti murni, bersih, jernih, selamat, memisahkan diri, dan pembersihan sesuatu.

Sikap Ikhlas itu menerima semua taqdir yg ditimpakan kepada diri, harta, dan keluarga, baik berupa rezeki maupun ujian.
Ikhlas adlh menghendaki keridhaan Allah dalam suatu amal, membersihkannya dari segala penilaian manusia maupun duniawi dalam hal kebaikan, ketaatan kpd Illahi. (Lihat QS alBayyinah; 5)

Perbuatan baik dg ikhlas ibarat bersikap seperti gula dlm minuman, sangat menentukan rasa tapi tak pernah disebut kebaikannya. Bila gula dicampur kopi, diseduh dengan air panas namanya “Kopi Manis”, bukan Kopi Gula. Gula tak disebut. Bila gula bersama teh diseduh dengan air panas, “Teh Manis” namanya, bukan Teh Gula. Peran gula diabaikan.

Tetapi jika rasa kopi atau tehnya pahit, siapa yg tertuduh? "Gula" kita salahkan, karena terlalu sedikit gulanya. Sebaliknya bila minuman terlalu manis, siapa yg didakwa? Gula yg terlalu banyak biang kerok kemanisan.

Itulah fenomena kehidupan. Seringkali kebaikan tak pernah disebut orang, tapi kesalahan akan dibesar-besarkan. Maka Ikhlas menjadi solusi utama dan tumpuan terbaik atas amal.

Ikhlas itu kerendahan hati, energi besar memberikan manfaat kpd yg lain dan siap mendapatkan penilaian "nol" dari manusia. Nol tak berarti kosong, tak mengerti. Nol nol itu saling mengikhlaskan. Ahli ilmu matematika akan bingung bila tdk ada angka nol. Bila berhitung kita  sering mulai dari angka satu, melupakan angka nol.

Orang yg ikhlas akan selamat dari kepura2an dan kemunafikan dan riya, suka pamer. Mereka yg ikhlas akan menerima yg ada dengan baik, dan mengupayakan akan adanya yg lebih baik. Karena tidak mungkin orang mendapatkan kedamaian, ketenangan, kelurusan berfikir  menjadikannya  lebih hebat tanpa menerima dengan ikhlas apa yg sudah terjadi, dan menjadikan sebagai modal utk perbaikan. Inilah proses ikhlas.

Pandemi ini memang mengubah kehidupan kita. Banyak yg menderita karena semakin terbatas usaha menjemput  rezeki. Namun berita baiknya hadir orang2 yg terus berbuat baik membantu dg ikhlas meringankan beban yg menderita.

Insya Allah kita akan "New Normal" dan bisa membangun bangsa ini dengan lebih baik. Pilihan bersikap ikhlas adlh memilih kemuliaan, keagungan, kebersyukuran tanpa rasa sesal. 

Allahu a'lamu bishowab.

2 Juni 2020/
10 Syawal 1441

*Progam Pendidikan AlQur'an Usia Dini (PPAUD) dan Kuttab Minal Mukhlashin* 
*Qur'anic Home Education*
*Ma'had Tahfidz Insan Qur'ani*

https://www.instagram.com/tv/CA6mVLxgn4U/?igshid=r4jtzbk3d5nf

https://youtu.be/o5KbG3yP9pE

*_Ust H Ipmawan M Iqbal_*

Thanks for reading Kajian Islam Ustadz H Ipmawan M Iqbal : IKHLAS | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

TERKAIT

Show comments

HOT NEWS