Seribu Alasan Untuk Bahagia Dengan Melepas Beban Emosi

Juli 26, 2022
Selasa, 26 Juli 2022


 GUGAT news.com

Banyak persepsi soal kebahagiaan. Kebahagiaan sejak lama menjadi isu krusial dalam berbagai kajian. Kebahagiaan merupakan kebutuhan asasi manusia. Terkadang dalam hidup kita tak pernah tahu esok akan menangis atau tertawa.

Masalah kebahagiaan ini pula menjadi kajian sentral, yang mengemuka di acara workshop bertajuk “The Art of Living ; Seni Menciptakan Kehidupan Tanpa Batasan.” Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Ayana Midplaza Hotel, Jakarta, Minggu (24/07/2022).


Adalah DOA-TRTO (Divine Oracular Assistance - Tension Releasing Technique Online), yang melandasi usaha-usaha bersama, Mencari sebuah alternatif untuk melihat dunia ini secara baru dengan tagline “Kembalikan Bahagiamu,” yang digagas seorang Mind Technology Expert (Pakar Teknologi Pikiran), Coach Rheo.

“The Art of Living,” merupakan kelas baru, sebuah seni untuk menjalani kehidupan yang penuh makna. Diselenggarakan oleh salah satu pendiri dari Gading Counseling & Empowerment Center ini. 


Workshop berlangsung secara virtual dan on-site. Diikuti secara eksklusif oleh 50 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dihadiri para praktisi bisnis, pengusaha, karyawan, dokter, psikolog, dan profesi lainnya.

“Ini untuk pertama kalinya acara kita gelar secara on-site, setelah dua tahun kita melewati masa pandemic covid-19. Sebagian peserta ada juga yang mengikuti secara secara virtual,” ujar Coach Rheo mengawali paparannya.  


Selama workshop berlangsung banyak masalah mengemuka merupakan pengalaman peserta yang menjadi topik bahasan, termasuk penanganan penyembuhan secara langsung di lokasi. Coach Rheo langsung menangani membantu melepas beban emosi lewat sistem DOA-TRTO. 

Dengan sistem DOA-TRTO, ujar Coach Rheo, beban mental bisa dinetralkan secara langsung dengan membuang beban emosi keluar dari tubuh. Upayanya terbukti memberi hasil signifikan bagi kesembuhan para peserta dalam waktu singkat.


Coach Rheo sudah banyak membantu melepaskan beban emosi, dari mulai kasus trauma kedukaan, kebodohan masa lalu, menyakiti orang lain, trauma bully, persaingan karir, gagal bisnis, pelecehan seksual, pemerkosaan, hamil di luar nikah, kegagalan dalam berumah tangga, hingga dikucilkan keluarga.

Menurut Coach Rheo, pengetahuan manusia yang diperoleh melalui pengalaman, dapat menciptakan persepsi, dan asumsi, serta berpengaruh terhadap kepribadian. Memengaruhi pikiran bawah sadar. 


“Sejatinya manusia lahir tanpa beban (emosi). Kita sering tidak menyadarinya. Problem emosi tersimpan di dalam pikiran bawah sadar kita,” ujar pakar bernama lengkap Caezarro Rey Abishur ini.

Dampak pikiran bawah sadar tersebut, kata Coach Rheo, berpotensi menyebabkan sejumlah masalah. Termasuk perilaku kompulsif, di mana pikiran dipenuhi pengaruh beban emosi negatif dan tidak dapat dikendalikan.


“Beban mental, mendem emosi jika dibiarkan dan terus dikendalikan emosi ini bisa menumpuk. Beban emosinya makin banyak. Ibarat sampah. Jadi harus dibuang satu-satu,” ujarnya.

Pandangan lainnya, Coach Rheo, menyarankan agar kita dapat bersikap fleksibel. Membebaskan diri dari segala keterikatan dan konsep-konsep yang pakem. Penilaian yang eksesif seperti baik, buruk, benar, salah, terhadap seseorang menurutnya tak jarang justru dapat menimbulkan masalah. 


“Framing yang membuat orang takut dan atau merasa bersalah, merasa berdosa, atau merasa paling benar. Tubuh dideveloped setiap orang beda-beda. Jadi jangan berlebihan. Harus seimbang,” ungkapnya. 

Dengan sistem DOA-TRTO, ujar Coach Rheo, kita bisa mengembalikan kebahagiaan hidup seperti sebelum terpapar beban emosi. Bahkan bisa lebih bahagia.


Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini 

Maka melalui fase kelas “The Art of Living” ; Seni Menciptakan Kehidupan Tanpa Batasan,” ini, diketengahkan berbagai persepsi kebahagiaan yang dinamis lewat membersihkan beban emosi (sampah batin) dari dalam diri.

Metode DOA -TRTO sebagai temuannya, selama ini telah digunakan dan banyak membantu masyarakat mengatasi trauma, phobia, dan luka batin dengan efektif dan efisien. Memberikan hasil yang menetap, meski setelah lewat bertahun tahun setelahnya.


Karena sedemikian antusias masyarakat yang mengetahui dan mengikuti kelas “The Art of Living” ini, Choach Rheo berjanji akan kembali menggelar acara serupa. “Bahkan lebih heboh dan dapat dirasakan langsung manfaatnya bagi kesehatan jiwa,” ungkapnya.


Coach Rheo banyak berhasil mengembalikan rasa percaya diri orang yang mengalami trauma untuk kemudian melihat dunia secara baru dan mengembalikan kebahagiaan sebagaimana tema workshop ini, “Kembalikan Bahagiamu.”/*






     Destinasi wisata terbaru di Soloraya 









Thanks for reading Seribu Alasan Untuk Bahagia Dengan Melepas Beban Emosi | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

TERKAIT

Show comments

HOT NEWS