Training Of Trainer Koding & Kecerdasan Artifisial (KKA) YASMI - FKAM Untuk Guru
Dr H Muhammad Kalono SH MSi Ketua Panitia Training Of Trainer Koding & Kecerdasan Artifisial (KKA) di Aula Grha Wakaf FKAM, Surakarta. Foto : Yan.
GUGAT news.com SURAKARTA
Yayasan Smart Madani Indonesia (YASMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan dengan menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang bertempat di Aula Grha Wakaf FKAM, Surakarta, pada Sabtu (29/11). Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang meliputi Ma'had Aly FKAM, Ki Bagus Hadikusumo, Universitas Muhammadiyah Klaten, Guru SD IT Amanah Ummah dan MAN 2 Surakarta, yang dipersiapkan menjadi calon pelatih (trainer) dalam implementasi kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial di sekolah-sekolah binaan YASMI dan FKAM. Sabtu (29-11).
Acara dibuka pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan yang dipandu oleh MC Alif Fathurrahman. Rangkaian pembukaan meliputi pembacaan tilawah oleh Ilham Umar, serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars FKAM.
Pada pukul 08.50 WIB, Ketua Yayasan Smart Madani Indonesia, Bapak M. Sri Kalono, S.H., M.H, memberikan sambutan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa penguasaan AI dan literasi digital menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda dan para pendidik. “Kita tidak bisa hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus menjadi pengembang, pelatih, dan pembimbing dalam pemanfaatan teknologi secara positif dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Materi Inti dan Praktik Lapangan Sesi utama dimulai pukul 09.20 WIB oleh dua pemateri: Didit Djauhari, Dr. Nidaan Hasana, S.T., M.Si. (Praktisi Artificial Intelligence untuk Pendidikan)
Materi yang disampaikan mencakup: Dasar-dasar koding dan logika komputasi. Pengantar kecerdasan artifisial untuk dunia pendidikan Kurikulum dan model pembelajaran KKA praktik implementasi tools dan platform AI
Peserta tidak hanya menerima materi teoritis, tetapi juga mengikuti praktik langsung (hands-on) untuk memahami cara kerja teknologi dan simulasi penerapannya di kelas.
Setelah istirahat zuhur dan makan siang, kegiatan berlanjut ke sesi Micro Teaching Trainer dan Sertifikasi. Pada sesi ini, para mahasantri diminta mempresentasikan mini teaching terkait pengajaran koding dan AI sebagai bentuk evaluasi kompetensi.
Sertifikasi Trainer dan Penutup
Kegiatan ditutup pukul 15.00 WIB dengan sesi foto bersama, diikuti pembagian sertifikat resmi kepada seluruh peserta sebagai bentuk legitimasi kompetensi dasar mereka sebagai calon trainer KKA.
YASMI menegaskan bahwa program ToT ini merupakan program berkelanjutan. Sebagai lanjutan, akan diselenggarakan YASMI Workshop Series #1: “Ada Apa dengan Artificial Intelligence” pada 4 Desember 2025, menghadirkan narasumber Ronaldo Yolanda Putra dan Dr. Dwijoko Purbohadi, S.T., M.T.
Ketua YASMI berharap bahwa melalui rangkaian pelatihan ini, para mahasantri FKAM akan mampu berperan sebagai agen transformasi digital di sekolah-sekolah. Program ini ditujukan untuk melahirkan trainer Koding & Kecerdasan Artifisial yang siap mendampingi guru dan siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi masa depan.
“Kami berharap peserta dapat menguasai konsep dan praktik KKA, lalu meneruskannya di sekolah-sekolah sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap teknologi,” ujar panitia penyelenggara dalam pesan penutupnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Yayasan Smart Madani Indonesia semakin memperkuat langkahnya dalam mewujudkan pendidikan modern, berkarakter, dan relevan dengan tuntutan zaman.# Yani





