Makamhaji Gali Potensi Wilayah Melalui Lomba Pawiyatan Antar RT
GUGAT news. com SUKOHARJO
Puluhan warga tampak antusias berkumpul dilokasi pos Ronda di dukuh Gantungan Rt 02 RW IV desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo. Ada panggung kecil berbegron gambar wayang Punokawan serta bertuliskan pesan berbahsa Jawa bertuliskan “ Rum Kuncaraning Bongso dumunung wonten luhuring bongso ati latih pakarti tansah nyawiji dan siji seduluran saklawase” .
Mungkin ini berbeda dari lainnnya ternyata mereka yang berkumpul ini perwakilan dari 6 RT yang bernaung di RW IV Desa Makamhaji dalam rangka mengikuti lomba Pawiyatan antar RT di RW iV Desa Makamhaji. Piala bergilir yang bertuliskan Andhong Wasis ini akan direbutkan dari 18 peserta yang ikut lomba Pawiyatan bahkan tidak ketinggalan salah satu pesertanya putri.
Menurut ketua RW IV Desa Makamhaji Sri Wahyudi yang akrab dipanggil warganya pak Yayuk mengatakan lomba Pawiyatan ini untuk kedua kalinya. Namun untuk tahun ini disediakan piala bergilir hal ini terkait dengan sedikitnya warga yang belajar Bahasa jawa khususnya Pawiyatan. Dengan lomba ini harapannya bisa menemukan potensi wilayahnya masing-masing.
Ketua Panitia lomba Sentot Hari Wibowo mendatangkan dua juri dari Keraton Solo yaitu KRAT Radjono Yudho Nagoro dengan gelarnya Kanjeng Raden Aryo Tumenggung dan Ngabehi Harto Mulyono ,dari dua Juri ini harapannya dalam pembukaan maupun penutupannya ada sepatah kata pesan juri yang akan memberi edukasi kepada para peserta.
Lomba Pawiyatan yang berakhir pukul 22.00 WIB akhirnya menentukan nama pemenangnya juara 1 Ibnu Maryanto dari dukuh Gantungan Rt 06, Juara 2 Wandi dari dukuh Giren Rt 03, Juara 3 Budi Langgeng dari Brojodipan RT 01 dan Harapan Lukman dari RT dukuh Gantungan 04. Panitia memberikan hadiah uang pembinaan dan sertifikat. Untuk piala bergilir khusus juara 1.
Dalam penutupannya KRAT Radjono Yudho Nagoro Kanjeng Raden Aryo Tumenggung banyak memberi edukasi tentang Bahasa jawa yang benar kepada peserta selain itu mengajak semua peserta belajar terus karena masih hidup di Jawa selain itu juga selama para guru ini masih ada jangan sampai orang Indonesia harus belajar Bahasa jawa ke negara lain seperti yang terjadi di tahun delapan puluhan orang Indonesia harus belajar Bahasa Jawa ke Perancis. KRAT Radjono Yudho Nagoro sangat serius mengajak para peserta untuk ikut nguri-uri budaya Jawa melalui belajar Pawiyatan ini.#F1Q







