Menyoal Insiden Misteri Mighrab Masjid Laweyan

November 18, 2021
Kamis, 18 November 2021


 Mighrab Masjid Laweyan Peninggalan Sinuhun Paku Buwono X. Foto : Yani.

GUGAT news.com. SOLO. 

Usai melaksanakan kewajiban Salat berjamaah lohor di masjid tertua di Kota Solo, Masjid Laweyan yang ada di Kampoeng Batik Laweyan, Solo, GUGAT news.com mencoba untuk melihat dari jarak dekat bangunan Mighrab Masjid Laweyan yang tempo hari diceritakan oleh salah seorang pengusaha batik yang sukses namun bukan merupakan warga keturunan Laweyan. Memang, tampak begitu indahnya ornamen ukiran kayu jati dari Mighrab Masjid Laweyan itu.


Warna hijau yang dipadupadankan dengan warna kuning keemasan, semakin menambah sakral tersendiri bersamaan dengan wujud bangunan indahnya yang serba kesemuanya terbuat dari ukiran kayu jati. Ada semacam tulisan PB X berukir pada Mighrab Masjid Laweyan tersebut. Bisa dipastikan lagi, pastinya milik atau peninggalan sejarah dari Sinuhun Paku Buwono X Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.


Boleh jadi, apa yang diceritakan pengusaha batik sukses di Kampoeng Batik Laweyan, meski bukan merupakan orang Laweyan itu, benar adanya. Maksudnya, saat itu di tengah usai berdoa selesai dari shalat lohor, mendadak di depan nya berdiri layaknya ulama tempo dulu. Bisa jadi, kalau berdasarkan penuturannya,bsisoj tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah sosok Ki Ageng Henis, ulama besar utusannya Kerajaan Kasultanan Demak untuk syi'ar Islam di Kasultanan Pajang.


Yang jelas, sosok gaib tersebut begitu mengucap "tak pengestoni. Iki Mbah putumu!" ( Saya Restui dan Ini Cucumu ) Sambil menunjuk ke arah selatan dari Mighrab, yang saat itu juga berdiri seorang nenek berpakaian tradisional khas Jawa, baju lurik dengan kain jarikan batik, begitu mengangguk, keduanya menghilang.  Saat itu pula, sang pengusaha batik sukses itu berdiri dari duduknya dan segera keluar Masjid Laweyan.


Dari penuturan tersebut, GUGAT news.com memiliki kesimpulan tersendiri. Artinya, ditilik dari cerita pengusaha batik yang sukses membuka usaha pabrik batiknya di Laweyan, meskipun bukan warga Kampoeng Batik Laweyan itu, telah diijinkan oleh sosok gaib yang biasa ada di sekitar Masjid Laweyan untuk membuka usaha batiknya. Yang jelas, keberhasilannya dalam membuka usaha batiknya itu bukan lantaran penunggu gaib di sekitar Masjid Laweyan, melainkan kesungguhan dari sang pengusaha sukses itu dalam bekerja dan Ridhlo Illahi Rab menyertainya. Intinya, keberhasilan menjadi pengusaha batik sukses itu tidak terlepas dari kuasa Gusti Kang Murbeng Dumadi Akaryo Jagad, Allah SWT. #Yani.


Makanku Makanan Sehat Siap Saji Masa Kini Solusi Di Saat Pandemi Covid-19.


                       °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°









Thanks for reading Menyoal Insiden Misteri Mighrab Masjid Laweyan | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

TERKAIT

Show comments

HOT NEWS